Ikan Selais Cabe Hijau Nan Gurih dan Renyah, Begini Cara Membuatnya
Ikan yang memiliki nama latin Kryptopterus Lais ini hanya hidup di sungai yang ada di Riau.
Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: harismanto
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Firmauli Sialoho
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ikan Selais termasuk ikon bumi Lancang Kuning.
Ikan yang memiliki nama latin Kryptopterus Lais ini hanya hidup di sungai yang ada di Riau.
Tekstur ikan ini pipih memanjang dengan kepala mengerucut.
Kemudian memiliki dua kumis panjang, tubuh ikan ini tanpa sisik.
Ikan ini juga menjadi buah tangan bagi siapapun yang berkunjung ke Riau, khusus Pekanbaru.
Umumnya, ikan ini dijual di pasar-pasar tradisional dengan kisaran harga mulai Rp 100 ribu per kilogram.
Baca: Inilah 5 Menantu Presiden Indonesia, Mana Paling Curi Perhatian?
Baca: NGERI, Wanita Penjaga Kebun Binatang Diterkam Harimau, Dia Mencoba Melawan hingga Akhirnya. .
Baca: Video: Begini Penampakan Badai yang Robohkan Atap Mesjid UIN Suska dan Puluhan Sepeda Motor
Dari berbagai sumber mengatakan Selais tempo dulu, merupakan ikan ini salah satu menu utama bagi keluarga kerajaan dan masyarakat melayu.
Proses penyajiannya pun tergolong unik, yakni dengan diasapi, hingga menjadi Ikan Selais Asap.
Secara teknis ikan akan diletakkan diatas panggangan dengan dilapisi daun pisang selama kurang lebih tiga jam.
Tujuan pengasapan ini supaya ikan lebih tahan lama sebelum digoreng atau digulai.
Bahkan, disinyalir ikan ini akan tahan berbulan-bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ikan-selais-cabe-hijau-kuliner-khas-pekanbaru_20171107_111815.jpg)