Mudik 2018

Dishub Sumbar Sediakan Nomor Info Macet Arus Mudik, Telepon 0751-40332

Pemudik yang ingin berliburan ke lokasi wisata, diminta untuk cerdas memanfaatkan semua informasi yang ada.

Editor: Afrizal
Tribunpekanbaru
Arus mudik lebaran 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sejumlah ruas jalan menuju lokasi wisata yang ada di Sumbar, bakal mengalami kemacetan yang cukup parah saat musim libur lebaran.

Semua destinasi wisata yang ada di Ranah Minang tersebut, akan menjadi tujuan utama bagi masyarakat untuk menghabiskan masa liburannya, terutama bagi perantau Minang yang pulang mudik ke kampung halamannya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumbar, berharap agar pengendara, termasuk pemudik yang ingin berliburan ke lokasi wisata, diminta untuk cerdas memanfaatkan semua informasi yang ada.

Baik dari BMKG, Orari, maupun RRI yang nantinya akan menyampaikan seluruh informanasi kemacetan selama libur lebaran.

Baca: 4 Titik Jalur Rawan Kecelakaan yang Wajib Diwaspadai Saat Mudik ke Sumatera Barat

Baca: Sebelum Berangkat Mudik, Silahkan Cek Dulu 7 Tips Ini Agar Selamat dan Sehat di Perjalanan

Baca: Agar Nyaman, Ini Bisa Jadi Pertimbangan bagi Ibu Hamil yang Ingin Mudik

"Tak hanya itu, pengendara juga bisa menghubungi layanan Posko Lebaran Dishub Provinsi Sumbar ke nomor telepon 0751-40332 untuk menanyakan semua informasi kemacetan yang ada di Sumbar saat libur lebaran nanti," kata Kepala Dishub Provinsi Sumbar, Amran kepada tribunpadang.com, Jumat (8/6/2018) siang.

Di Sumbar sendiri, sebut Amran, terdapat sejumlah jalur yang rawan kemacetan saat libur lebaran, yaitu jalur Padang-Pessel, Padang-Limapuluh Kota, dan Padang Panjang-Solok.

Namun yang paling parah, adalah jalur dari Padang menuju Pesisir Selatan, yaitu dari arah Pasar Gauang sampai ke Painan.

Kemudian untuk jalur dari arah Lunang Silaut menuju Painan, titik kemacetannya terjadi di Pasar Kambang serta di Pasar Surantih.

Penyebabnya, karena adanya pasar tumpah yang memakai badan jalan.

"Untuk itu, kami harap pedagang nantinya untuk tidak memanfaatkan badan jalan sebagai tempat jualan, karena menganggu akses kendaraan yang lewat," ujarnya.

Sementara untuk jalur dari Gauang ke Painan, sambung Amran, disebabkan karena tidak ada jalur alternatif.

"Sementara tingkat kunjungan wisata ke Pesisir Selatan sangat tinggi sejak empat tahun terakhir ini, apalagi di Pesisir Selatan juga terdapat 'Raja Ampatnya' Sumatera, yaitu di Mandeh," imbuhnya.

Jalur lainnya, yaitu Padang-Limapuluh Kota, titik kemacetan terjadi di Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, Lembah Anai (Mega Mendung), Koto Baru, Pasar Padang Lua, Bukittinggi, Baso, Piladang, dan Sarilamak (pintu masuk Harau).

Baca: Berencana Mudik ke Sumatera Barat Waspada Melintasi 3 Titik di Jalur Ini, Masuk Kawasan Rawan 

Baca: Agar Nyaman, Ini Bisa Jadi Pertimbangan bagi Ibu Hamil yang Ingin Mudik

Untuk itu, Dishub Sumbar berharap pengendara yang datang dari arah Payakumkbuh menuju Bukittinggi, Padang Panjang, Padang Pariaman maupun Kota Pariaman, Solok, Sawahlunto atau ke Sijunjung, diharapkan untuk memanfaatkan jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved