Indragiri Hulu

Ini Pesan Bupati Inhu Kepada Kades yang Daftar Bacaleg

Khusus bagi para kepala desa (Kades) yang hendak mengikuti Pileg sebagai salah satu calon maka harus bersedia menanggalkan jabatannya

Ini Pesan Bupati Inhu Kepada Kades yang Daftar Bacaleg
TribunPekanbaru/Bynton Simanungkalit
Bupati Inhu, Yopi Arianto (tengah) 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Khusus bagi para kepala desa (Kades) yang hendak mengikuti Pileg sebagai salah satu calon maka harus bersedia menanggalkan jabatannya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2018.

Terkait hal ini Bupati Inhu, Yopi mendukung para Kepala Desa (Kades) menanggalkan jabatannya untuk bisa itu pendaftaran Caleg.

Baca: Mendadak Personel Polres Inhu di Tes Urine, Ini Fakta yang Didapatkan

Di atas dukungan tersebut, Yopi menegaskan agar para Kades yang hendak mendaftarkan diri sebagai Caleg harus segera menanggalkan jabatannya agar tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

"Bagi para kades yang hendak mendaftarkan diri sebagai Caleg, diminta segera menanggalkan jabatannya agar konsentrasi ikut Calegnya dan pelayanan masyarakat tidak terganggu," tegas Yopi, Kamis (5/7/2018).

Baca: Segini Barang Bukti yang Didapatkan Polres Inhil setelah Merazia Warung Minuman Tuak

Apabila terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu nantinya, Yopi berharap agar menjadi wakil rakyat yang mengerti dengan tugas pokok dan fungsinya. Orang nomor satu di Inhu itu juga mengingatkan agar tidak lupa diri dan selalu tahu diri.

Baca: Tahun 2018 Ini Dinas Perkim Dumai Akan Bangun Ratusan Rumah Layak Huni

"Bagi para kades yang ikut Caleg, kalau terpilih nanti harus jadi wakil rakyat yang tahu tupoksinya, tidak lupa diri dan selalu tahu diri dan paling penting sayangi daerah dan rakyat seperti menyayangi diri sendiri," kata Yopi.

Kades Mengundurkan Diri

Satu orang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengundurkan diri untuk mengikuti pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg). Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Pemdes Setdakab Inhu, Erlina.

"Sampai saat ini baru satu Kades yang menyatakan pengunduran dirinya," kata Erlina, Kamis (5/7/2018).

Menurut Erlina bagi para Kades yang mengundurkan diri sebelum habis masa jabatan tersebut pihaknya akan segera mempersiapkan surat keputusan (SK) pengganti dan pengunduran diri kades tersebut. Oleh karena itu surat pengunduran diri yang diajukan tidak bisa ditarik kembali.

Seperti yang dijelaskanya bahwa ada dua proses penggantian sesuai dengan sisa masa jabatan kades yang mengundurkan diri.

Apabila sisa masa jabatan Kades masih ada lebih dari satu tahun maka akan dilakukan pergantian antar waktu. Namun apabila sisa jabatan Kades tersebut di bawah satu tahun maka akan dimasukan sebagai desa yang ikut dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di tahun 2019 mendatang. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help