Indragiri Hulu

Jembatan Nyaris Putus, Akses Warga Dua Desa di Kecamatan Rengat Barat Terganggu

Hujan deras yang melanda selama beberapa hari mengakibatkan jembatan yang menghubungkan Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat putus

Jembatan Nyaris Putus, Akses Warga Dua Desa di Kecamatan Rengat Barat Terganggu
ist
kondisi jembatan penghubung antara Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah di Kecamatan Tanah Merah yang amblas ke dalam sungai akibat musibah tanah longsor yang terjadi di Sungai Perigi, Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Riau, Sabtu (19/5/2018) siang. Polres Inhil. 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Hujan deras yang melanda selama beberapa hari mengakibatkan jembatan yang menghubungkan Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu (Inhu) dan Desa Danau Tiga, Kecamatan Rengat Barat, Inhu nyaris putus.

Baca: Partai Baru Sebatas Konsultasi, Belum Ada yang Daftar ke KPU Rohul

Pasalnya tanah di sekitar jembatan longsor akibat derasnya hujan. Kondisi ini juga sudah ditanggapi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu.

Kepala Desa (Kades) Tanah Datar, Dewi Rismawati yang dikonfirmasi awak media mengungkapkan bahwa jembatan itu merupakan jalan alternatif warga Desa Tanah Datar dan Desa Danau Tiga.

Baca: Ini Penjelasan Wako Dumai Mengapa Terminal Barang Dikelola Pihak Swasta

Akibat kejadian itu, kendaraan roda empat tidak lagi dapat melintas dan harus memutar dengan jarak tempuh hamper 10 kilometer kearah Desa Sibabat Kecamatan Seberida. Kerena badan jalan diatas jembatan itu hanya tersisa tak lebih dari dua meter.

Jembatan tersebut sudah rusak setidaknya selama setahun belakangan. Bahkan saat ini kondisinya kian parah. Jembatan itu tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, ketika hujan deras yang terjadi pada Selasa (10/7/2018) malam lalu. Ditambah air suingai yang mengalir cukup deras.

Baca: Dewan Rencanakan Pemanggilan Bapenda Inhu Terkait Masalah Ini

“Selain deras, hujan pada Selasa (10/7/2018) malam cukup lama. Bahkan hingga pagi masih ada gerimis,” sambungnya.

Akibat longsornya tanah di sekitar jembatan itu, warga terpaksa harus memutar kearah jalan Desa Sibabat, Kecamatan Seberida. “Jarak tempuh cukup jauh, ini bisa saja berdampak kepada harga sembako yang dipasok dari luar desa,” ucapnya.

Baca: Hendri Susilo Pastikan Belum Dampingi PSPS Kala Menjamu Cilegon United

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu, Yelpidar tidak membantah kerusakan jembatan di Desa Tanah Datar. “PUPR sudah turun lapangan, untuk menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan,” ujar Yelpidar. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help