Tak Berizin, Satpol PP Inhu Hentikan Pembangunan Papan Iklan

Tim penegak Perda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghentikan pembangunan papan iklan berukuran besar yang terdapat di depan kantor Dinas PUPR

Tak Berizin, Satpol PP Inhu Hentikan Pembangunan Papan Iklan
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Tim penegakan Perda Inhu menghentikan proses pembangunan papan iklan raksasa di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pematang Reba, Kabupaten Inhu, Jumat (15/3/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Tim penegak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghentikan pembangunan papan iklan berukuran besar yang terdapat di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu pada Jumat (15/3/2019).

Tim penegak Perda yang terdiri dari Dinas Perizanan Terpadu, Satpol PP Inhu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Inhu, dan Dinas PUPR Inhu menghentikan pembangunan papan iklan tersebut karena tidak berizin.

Supriadi, petugas Satpol PP Inhu yang tergabung dalam tim penegakan Perda tersebut mengatakan pihaknya mendapat laporan dari berbagai pihak terkait pembangunan papan iklan yang melanggar aturan itu.

Baca: Tanggapi Aspirasi Mahasiswanya, Rektor UIN Suska Mengaku Tak Berwenang Revisi UKT

Baca: JEMBATAN Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah Segera Dioperasikan, Ini Penjelasan Dinas PUPR Riau

"Berdasarkan laporan dari berbagai kalangan ada pembangunan space iklan yang ukurannya cukup besar. Setelah kita berkoordinasi di lapangan ternyata pembangunan papan iklan ini belum ada mengantongi izin," kata Supriadi.

Selain itu, papan iklan tersebut juga dibangun di atas badan jalan lintas timur.

Oleh karena itu, tim penegak Perda meminta kepada pemilik papan iklan membuat pernyataan kesediaan memindahkan lokasi papan iklan apabila sewaktu-waktu ada pelebaran jalan.

Baca: Gadis Cantik ini Dapat Kesempatan Mengikuti Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Program

Supriadi juga menegaskan bahwa sebelumny pihaknya sudah melakukan peneguran.

"Sudah ditegur kemarin, namun tidak digubris dan pekerjaan pembangunan tetap saja berjalan. Mungkin karena yang menegur tidak berpakaian ASN," kata Supriadi.

Supriadi menerangkan bahwa pekerjaan pembangunan papan iklan itu sudah berlangsung selama dua hari semenjak Kamis (14/3/2019) kemarin.

Pemilik papan iklan diketahui merupakan satu perusahaan yang memproduksi cat merk Avian. Saat didatangi, tim penegak Perda Inhu hanya menemukan pekerja pihak ketiga.

Rio, salah satu pekerja yang ditemui Tribuninhu.com di lapangan mengatakan dirinya tidak mengetahui soal perizinan pembangunan papan iklan tersebut.

"Saya tidak mengetahui soal perizinan, kita di sini hanya melaksanakan pekerjaan," kata Rio.

Setelah dihentikan paksa oleh tim penegakan Perda Inhu, Rio berkata pihaknya terpaksa berhenti bekerja hingga perizinan papan iklan tersebut selesai diurus.  (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved