Bacakan Mantra, Oknum Guru di Lampung Bikin 42 Muridnya Pasrah Diapakan Saja Sampai Kecanduan Gituan

Sebanyak 42 murid di salah satu sekolah di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, menjadi korban predator seks. Pelaku adalah guru sekolahnya

Editor: Sesri
.
ILUSTRASI 

Para korban, kata guru olahraga tersebut, seperti terhipnotis sehingga mengikuti apapun perkataan Endi.

Endi mengaku mempelajari mantra tersebut dari sebuah buku amalan.

Menurut Endi, di dalam buku itu disebutkan jika ingin kuat harus meminum sperma lelaki.

"Saya baca buku, buat amalan, kalau minum air sperma akan membuat badan saya kuat," ujar Endi kepada polisi.

Endi pun mempraktikkannya ke para murid dengan memanfaatkan profesinya sebagai guru olahraga.

Endi mengajak korban untuk menemaninya pergi ke ladang cabai miliknya.

Sesampainya di sana, Endi memaksa korban berbuat tak senonoh, yaitu oral seks.

Sperma para korban lalu ditelan Endi sebagai salah satu bentuk ritual.

Menurut Kapolres Pesawaran AKBP Syarhan, para korban tidak berdaya saat dilakukan tindakan cabul oleh tersangka.

Apakah karena mantra amalannya atau karena para murid itu takut kepada gurunya, Kapolres tidak tahu.

Petualangan sang guru olahraga terungkap setelah orangtua satu di antara korban, L (15), melapor ke polisi.

Dalam kejadian itu, sang guru olahraga meminta L datang ke ladang miliknya seusai pelajaran sekolah. Dia mengatakan akan mengajari L bermain voli.

Bukannya main voli, L malah mendapat "permainan" lain. Ia dicabuli sang guru.

L lalu melapor ke orangtuanya, FG (42). FG inilah yang melapor ke polisi.

Endi ditangkap pada Sabtu, 7 Oktober 2017, oleh jajaran Polres Pesawaran.

Dalam pengakuannya kepada polisi, L mengatakan sudah dicabuli seanyak tiga kali.

Namun, ia tidak langsung melapor karena tidak menyadari perbuatan sang guru merupakan tindakan bejat.

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved