Pemerintah Masih Batasi Internet di Papua dan Papua Barat, Ini Penjelasan Kemenkominfo

Jaringan internet di Papua dan papua Barat masih diblokir oleh pemerintah sebagai bentuk membendung arus informasi palsu atau Hoaks.

Pemerintah Masih Batasi Internet di Papua dan Papua Barat, Ini Penjelasan Kemenkominfo
(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Aktivis menggelar aksi demonstrasi meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka akses internet di Papua dan Papua Barat di depan kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019). Aktivis menuntut pemerintah mencabut pembatasan jaringan internet di Papua dan Papua Barat. Sebab, pemblokiran dan pembatasan akses informasi ini melanggar hak digital, terutama hak warga negara untuk dapat mengakses informasi. 

Pemerintah Masih Batasi Internet di Papua dan Papua Barat, Ini Penjelasan Kemenkominfo

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jaringan internet di Papua dan papua Barat masih diblokir oleh pemerintah sebagai bentuk membendung arus informasi palsu atau Hoaks.

Sudah satu pekan pemblokiran itu berlangsung, dan belum juga dicabut oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo).

"Iya masih dilakukan pembatasan. Makanya saya dari meeting ini masih akan melapor ke pimpinan dan kita akan bahas akan evaluasi kondisinya gimana di sana," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan usai bertemu Ombudsman RI di Kantor Ombudsman RI, Rabu (28/8/2019).

Baca: Jelang Ditetapkan Tuan Rumah Pengganti, Dispora Riau Tetap Siapkan Atlet Popnas

Baca: 443 Jemaah Haji Asal Rokan Hulu Dijadwal akan Pulang ke Tanah Air Pada 3 September 2019

Baca: Kepala Desa di Meranti, Riau Sering Diperas Dalam Mengelola Dana Desa

Semuel mengatakan, pembatasan tersebut belum dicabut karena Kemenkominfo mendapat rekomendasi untuk membatasi akses internet.

Semuel tidak bisa memastikan kapan internet di Papua dan Papua Barat dapat kembali diakses normal.

Sebab, Kemenkominfo hanya melaksanakan rekomendasi dari aparat keamanan. "(Nanti dicabut) berdasarkan masukan instansi yang mengurus keamanan itu menyatakan itu sudah kondusif.

Saya belum bisa ambil keputusan sendiri karena ini menyangkut semua pihak terkait," ujar Semuel.

Sementara Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu menambahkan, saat ini yang diblokir hanyalah akses internet yang berasal dari operator seluler.

"Untuk operator seluler iya (dimatikan), tapi untuk yang wifi itu masih (hidup) tapi dilambatkan. Jadi itu perlu penegasan dari kami, jadi tidak mematikan keseluruhan internet di papua," kata Ferdinandus.

Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika menutup akses internet secara penuh di wilayah Papua dan Papua Barat mulai Rabu (21/8/2019).

Langkah ini diambil dengan alasan untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan di sana.

"Kementerian Komunikasi dan Informatika RI memutuskan untuk melakukan pemblokiran sementara layanan data telekomunikasi, mulai Rabu (21/8) hingga suasana tanah Papua kembali kondusif dan normal," kata Ferdinandus melalui keterangan tertulisnya, Rabu lalu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sepekan Berlalu, Akses Internet di Papua Masih Dibatasi...", https://nasional.kompas.com/read/2019/08/28/16221461/sepekan-berlalu-akses-internet-di-papua-masih-dibatasi

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved