Berita Riau
Belajar Batik Tulis Khas Rohil di Riau Expo 2019
Sejumlah orang tampak hati-hati mengambil cairan dari sebuah wajan kecil saat berkunjung di stan Kabupaten Rokan Hilir di ajang Riau Expo 2019
Penulis: Fernando | Editor: Nolpitos Hendri
Belajar Batik Tulis Khas Rohil di Riau Expo 2019
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah orang tampak hati-hati mengambil cairan dari sebuah wajan kecil saat berkunjung di stan Kabupaten Rokan Hilir di ajang Riau Expo 2019 pada Ahad (1/9/2019) malam.
Ada kepulan asap tipis dari wajan di atas kompor mini.
Baca: PESAN Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo kepada 300 Personil Brimob yang Dikirim ke Papua
Baca: TRUE STORY, Mama Muda di Riau Suruh Dua Pria Aniaya Suami Tanpa Imbalan, Sang Suami Akhirnya Tewas
Baca: HATI-HATI Obat Kadaluarsa! Wagubri Edy Natar Nasution Sosialisasi Ayo Buang Sampah Obat Kadaluarsa
Baca: STORY Warga di Pelosok Riau, Sulit Dapatkan Gas Elpiji 3 Kilogram hingga Harga Jual Rp 30 Ribuan
Cairan lilin warna hitam kecoklatan itu mereka ambil dengan canting (alat batik tulis).
Mereka menyekanya ke pinggiran wajan agar tidak tumpah.
Perlahan canting berisi lilin panas mereka goreskan di atas kain yang sudah bertulis motif batik.
Satu pengunjung, Nana mengaku dapat pengalaman baru saat membatik.
"Kayaknya memang harus sabar. Tapi asyik rupanya membatik," ujar wanita 38 tahun ini Minggu malam.
Warga Simpang Tiga ini awalnya kesulitan melukis batik di atas kain.
Tapi perlahan ia bisa mengikuti pola batik yang ada
Pengunjung lainnya, Midun mengaku belajar membatik buka pertama baginya.
Ia sempat belajar membatik saat ada pelatihan di Madura.
"Kesulitannya mungkin pembiasaan. Sebab sama juga kayak melukis," ujar pekerja seni di Pekanbaru.
Baca: POLEMIK Pewaris Sah Sultan Siak, Tengku Nazir TOLAK Penabalan Tengku Ridwan dan Tengku Muchtar Anum
Baca: POLEMIK Pewaris Sultan Siak, Tengku Muhamad Toha Sebut Tengku Nazir Tidak Layak Sesuai Hukum Adat
Baca: Pembangunan Gedung Polda Riau dan Kejati Riau Diduga BERMASALAH dalam Pembayaran, Ini Penjelasan BPK
Pria 28 tahun ini sengaja datang ke stan itu saat melihat adanya lilin dan canting untuk membatik.
Walau tangannya sempat terkena lilin panas, ia mengaku puas belajar singkat membatik.
"Momenya langka, apalagi tidak semua stan yang sediakan ini," paparnya
Pengelola Kain Batik Tulis Rohil, Miskiyah Panipahan mengaku sengaja mengajak para pengunjung Riau Expo 2019 untuk belajar membatik.
Ia ingin pengunjung merasakan dan melihat langsung proses saat membatik.
Pengunjung cukup antusias ikut merasakan sensasi membatik.
Terbukti satu hari ada 50 pengunjung datang ke stan itu.
"Para pengunjung bisa ikut langsung membatik. Mereka bisa ikut belajar batik tulis," paparnya
Wanita paruh baya itu menuturkan bahwa batik ini bermula dari kreasinya pada tahun 2017 silam.
Batik ini berasal dari Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rohil.
Namun wanita berkerudung ini mulai memproduksi Kain Batik Tulis khas Rohil sejak tahun 2018 lalu.
Baca: SINOPSIS Film Rambo 5 Last Blood, Sylvester Stallone akan Sampaikan Perpisahan, Ini Jadwal Tayangnya
Baca: Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, Doa Akhir Tahun 1440 H dan Puasa Asyura 10 Muharram
Baca: Manisan BERKHASIAT dari Riau, Bisa Memperkuat Persendian dan Lutut, Ini Bahan dan Cara Membuatnya
Baca: STORY - Kisah Dokter Cantik Asal Riau, Banyak Mama yang Curhat hingga Abdikan Diri untuk Kemanusiaan
Kebanyakan yang diprodusi bermotif hasil laut yang banyak dipesan.
Maklum kawasan Panipahan adalah kawasan pesisir.
Maka kebanyakan motif batik berupa hasil laut seperti kepiting, udang, kerang, cumi, penyu, rumput laut dan bintang laut.
Ada juga motif khas dari sejumlah wilayah di Rohil.
Ada motif nanas dari Rantau Bais, hingga motif sawit dari Bagan Batu.
Saat ini Miskiyah memproduksi batik khas Rohil ini sesuai pesanan.
Proses pembuatan batik tulis Rohil ini minimal satu minggu.
Awalnya satu bulan produksinya cuma lima potong kain batik.
Tapi saat ini setiap satu bulan bisa mencapai 20 potong kain batik.
Harga satuannya bervariasi sekitar Rp 350.000 hingga Rp 400.000.
Sedangkan batik di atas kain sutera harganta mencapai Rp 2 juta.
Batik yang ditawarkan lewat jejaring sosial tidak cuma menyasar pasar di Riau.
Batik Tulis Rohil ini ternyata sudah merambah hingga ke Medan, Palu, Bali, Surabaya hingga Malaysia.
Produk unggulan dari sejumlah daerah Riau memang ditampilkan dalam ajang Riau Expo 2019 di Kawasan Bandar Serai Pekanbaru.
Kegiatan ini rencananya berlangsung hingga 4 September 2019 mendatang.
Belajar Batik Tulis Khas Rohil di Riau Expo 2019. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/belajar-batik-tulis-khas-rohil-di-riau-expo-2019.jpg)