Pilkada Riau 2020

Pilkada Riau 2020, Total Dana Pilkada Serentak 2020 di Riau Capai 257.7 Miliar untuk Sembilan Daerah

Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Riau 2020, total dana Pilkada Serentak 2020 di Riau capai 257.7 miliar untuk sembilan daerah

Pilkada Riau 2020, Total Dana Pilkada Serentak 2020 di Riau Capai 257.7 Miliar untuk Sembilan Daerah
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Pilkada Riau 2020, Total Dana Pilkada Serentak 2020 di Riau Capai 257.7 Miliar untuk Sembilan Daerah 

Pilkada Riau 2020, Total Dana Pilkada Serentak 2020 di Riau Capai 257.7 Miliar untuk Sembilan Daerah

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Riau 2020, total dana Pilkada Serentak 2020 di Riau capai 257.7 miliar untuk sembilan daerah.

Pilkada sembilan kabupaten dan kota di Riau tentunya butuh anggaran yang besar untuk menyelenggarakan pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah tersebut.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini :

Baca: KETUA Komisi di DPRD Riau Dikuasai Partai Pendukung Jokowi Partai Pendukung Prabowo hanya Dapat Satu

Baca: POLEMIK Obat Mengandung Ranitidine di Riau, Diskes Pastikan sudah Tidak Ada di Puskesmas dan RSUD

Baca: BREAKING NEWS : Karhutla Landa Sumatera, Hotspot di Sumatera 543 Titik, Hotspot di Riau 15 Titik

Baca: Sediakan Wanita Seksi, Cafe dan KTV SCH Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Diawasi Satpol PP Pekanbaru

Saat ini hampir semua Kabupaten dan Kota yang ikut Pilkada terkecuali Inhu sudah tandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Sebagaimana diketahui dana Pilkada sendiri dianggarkan melalui hibah dari Pemerintah Kabupaten dan Kota yang menggelar Pilkada tersebut.

Untuk besaran anggaran Pilkada Serentak 2020 yang telah menandatangani NPHD adalah sebagai berikut KPU Kabupaten Rokan Hilir Rp32,3 miliar, KPU Kabupaten Bengkalis Rp 40 miliar, KPU Kota Dumai Rp18 miliar, KPU Kabupaten Kepulauan Meranti Rp22,1 miliar.

KPU Kabupaten Pelalawan Rp29,9 miliar, KPU Kab. Siak Rp26,4 miliar, dan KPU Kabupaten Rohul Rp28,5 miliar, KPU Kuansing Rp29,4 Miliar dan Inhu meskipun belum ditandatangani NPHD namun akan diajukan Rp31,1 Miliar.

"Sampai saat ini hanya tinggal Inhu yang belum tandatangan NPHD, tapi sudah ada kesepakatan sebelum 14 Oktober sudah dilakukan tandatangan NPHD nya," ujar Komisioner KPU Riau Divisi Sosialisasi Nugroho Noto Susanto kepada tribunpelanbaru.com.

Nugroho Noto Susanto juga menambahkan kenapa setiap daerah berbeda anggarannya, karena anggaran tersebut berdasarkan kajian untuk kebutuhan dimana masing-masing daerah medannya berbeda.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini :

Baca: SIAPA Sekdaprov Riau? Kantongi Rekomendasi Komisi ASN, Pemprov Riau akan Kirim Tiga Nama ke Mendagri

Baca: KAPITRA Ampera Menuju Kursi Jaksa Agung pada Kabinet Kerja Jilid II Jelang Pelantikan Jokowi-Maaruf

Baca: BOCAH 4 Tahun Dicabuli Tetangga di Riau, Terungkap Setelah Korban Merintih Sakit di Bagian Intim

"Seperti untuk Bengkalis itu kebutuhannya lebih besar dari daerah lain, ini disebabkan ada akses yang sulit dan daerahnya juga luas," ujar Nugroho.

Dengan sudah adanya kesepakatan pemkab dengan penyelenggara serta pengawas di kementerian dalam negeri lalu soal penganggaran untuk Pilkada Inhu, maka dapat dipastikan persoalan penganggaran pilkada tidak ada masalah lagi.

"Mudah-mudahan saja secepatnya ditandatangani NPHD untuk Inhu dan tuntas semuanya soal anggaran," ujar Nugroho.

Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution - Pilkada Riau 2020, Total Dana Pilkada Serentak 2020 di Riau Capai 257.7 Miliar untuk Sembilan Daerah

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved