Berita Riau

Sanksi Menanti ASN Pemkab Pelalawan Riau yang Ogah Tes Urine

Bupati Pelalawan HM Harris menyebutkan, ada sanksi menanti bagi ASN yang tidak ikut tes urine yang dijadwalkan Desember ini.

Sanksi Menanti ASN Pemkab Pelalawan Riau yang Ogah Tes Urine
NET
Ilustrasi

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Lima hari berturut-turut, Pemkab Pelalawan berencana melakukan tes urine terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Desember ini.

Pemeriksaan urine digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan. Sebanyak 1.500 lebih ASN dari 30 OPD akan diperiksa air seninya untuk mengetahui indikasi penyalahgunaan narkoba.

"Semua ASN harus ikut tes urine. Ini program yang bagus. Harus bebas dari narkoba," kata Bupati Pelalawan, HM Harris, Senin (2/12/2019).

Harris menyebutkan, ada sanksi menanti bagi ASN yang tidak ikut tes urine. Tentu akan berurusan dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Pelalawan.

Di sisi lain, Bupati Harris menyayangkan pegawai honor tidak ikut. Menurut dia kebanyakan yang terlibat penyalahgunaan narkoba berasal dari honorer berdasarkan laporan yang diterimanya.

"Ke depan pegawai honor harus ikut, karena mereka (honorer) yang banyak mengenai narkoba ini," ujar Harris.

Kepala Kesbangpol Pelalawan, Abdul Karim menyebutkan, tes urine hanya untuk ASN saja. Pegawai honor tidak diikutkan lantaran keterbatasan anggaran. Ke depan hal itu akan menjadi masukan dan anggaran yang disediakan lebih besar lagi.

“Ada sanksi yang disiapkan bagi yang tak ikut sama sekali," ujar Abdul Karim, usai mengikuti coffee morning pejabat.

Abdul Karim menyebutkan, sanksi diantaranya, BKP2D tidak akan melayani urusan administrasi terkait kenaikan pangkat. Hal itu juga berlaku untuk pengurusan kenaikan gaji secara berkala.

Untuk ASN yang ketahuan mengkonsumsi narkoba dan tidak mau menjalani rehabilitasi, sanksi paling berat bisa diberhentikan menjadi ASN dan diproses hukum. (Tribunpekanbaru.com/johannes wowor tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved