Breaking News:

Kepulauan Meranti

Pemohon Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Pelayanan di Kantor Imigrasi Selat Panjang Dibuka Kembali

Dalam Surat Edaran Kemenkumham tersebut juga menjelaskan kuota pemohon pengurusan paspor, dimana jumlahnya juga akan dikurangi dari jumlah biasanya.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Petugas sedang berusaha memotret seorang anak yang akan membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru, Senin (21/1/2019). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Berdasarkan Surat Edaran Nomor IMI-GR.01.01-0946 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Tugas Dan Fungsi Keimigrasian Dalam Masa Tatanan Normal Baru Kantor Imigrasi Kelas II TP1 Selat Panjang akan membuka seluruh pelayanan permohonan pembuatan Paspor pada Tanggal 15 Juni 2020.

Kepada awak Media, Kepala Kantor Imigrasi Selat Panjang Maryana,S.sos Melalui Kasi Lalintuskim dan juga sebagai Pelaksana Harian (Plh) Andi Febri Rinaldhi,SH.MH menyebutkan bahwa kantor imigrasi akan membuka pelayanan seluruh paspor, baik paspor bekerja,mahasiswa, dan paspor lainnya.

“Berdasarkan surat edaran tersebut, pada senin 15 Juni 2020 nanti kita akan mulai dengan tatanan baru atau new normal dengan membuka semua layanan paspor,” ungkap Febri Jumat (12/6/2020).

Dikatakannya dalam tatanan normal baru (New Normal) nantinya pemohon yang datang ke kantor Imigrasi dihimbau agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan.

Terinspirasi dari Masyarakat Turki Kuno, Camat di Meranti Buat Program Dorong Masyarakat Bersedekah

Temui DPRD Meranti, Nelayan Desa Mengkikip Protes Penggunaan Jaring Batu Nelayan Desa Teluk Belitung

Selain itu petugas Imigrasi juga akan melakukan pengecekan suhu menggunakan ThermoGun (pengukur Suhu) di depan pintu masuk pemohon.

“Dengan fase new normal ini, kita juga menghimbau kepada pemohon agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan mencuci tangan,memakai masker dan akan dicek suhu badannya didepan pintu masuk kantor nantinya” tuturnya.

Dalam Surat Edaran Kemenkumham tersebut juga menjelaskan kuota pemohon pengurusan paspor, dimana jumlahnya juga akan dikurangi dari jumlah biasanya.

Dari Kuota yang jumlah pemohon bisa dilayani, dalam masa new normal ini Imigrasi hanya bisa melayani 50% (lima puluh persen).

“Berdasarkan surat itu juga,pelayan kita dibatasi untuk mencegah social distancing atau mencegah keramaian dikantor, contohnya jika kita biasa melayani 70 pemohon dalam satu hari, sekarang menjadi 35 pemohon saja.” jelas Febri.

Dirinya berharap bagi masyarakat yang bekeperluan ke kantor Imigrasi dapat betul-betul mengiluti protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Utang Proyek DAK Rp 46 Miliar Dibayar Menggunakan APBD Kepulauan Meranti

NEWS VIDEO: Serobot Masuk Ruang Rapat, Koordinator FALMA Bentak-Bentak Ketua DPRD Meranti

DPRD Meranti Kecewa Dinas Kesehatan Laporkan Kegiatan Secara Lisan Saat Rapat Bahas Dana Covid-19

“Sekali lagi saya ingatkan kepada pemohon jika ingin mengurus paspor kekantor imigrasi wajib menggunakan masker dan harus sehat, jika tidak memakai masker, kita akan suruh pulang tidak dilayani sebelum memakai masker," pungkas Febri. (Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved