Breaking News:

Tak Patuhi Protokol Kesehatan di Kota Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp 250 Ribu

Pelanggar protokol kesehatan di Kota Pekanbaru bisa kena denda sebesar Rp 250.000 atau sanksi kerja sosial.

TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah mahasiswi membagikan masker kain kepada para pedagang di Pasar Agus Salim Pekanbaru, Senin (4/5/2020). Promkes Dinkes Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru melakukan edukasi pencegahan penularan covid-19 kampanye penggunaan masker kain dengan membagikan masker sebanyak 1000 lusin untuk masyarakat se Kota Pekanbaru berkolaborasi dengan komunitas gowesser, vespa community, IMM, organisasi mahasiswa yang ada di Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru akan memberikan sanksi atau denda bagi warga yang melanggar protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19.

Pelanggar protokol kesehatan di Kota Pekanbaru bisa kena denda sebesar Rp 250.000 atau sanksi kerja sosial.

"Kalau abaikan protokol kesehatab, mereka bisa kena sanksi kerja sosial atau denda Rp 250 ribu," terang Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan kepada TribunPekanbaru, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, pemberian sanksi ini adalah kesepakatan bersama unsur forkopimda saat rapat evaluasi penanganan covid-19.

Saat ini Kota Pekanbaru sudah kembali berada di zona merah.

Ribuan Kematian Menghantui, Brasil Capai Rekor, Sehari Tambah 69.000 Kasus Covid-19 Baru

Cegah Kerumunan Hindari Covid-19, Pendistribusian Daging Kurban di Pekanbaru Bakal Diantar Panitia

Waduh, Kasus Positif Covid-19 di Siak Riau Bertambah Tiga, Total Capai 55 Orang

Namun kenyataannya di pusat keramaian masih banyak yang abaikan protokol kesehatan.

Banyak yang tidak pakai masker atau abaikan menjaga jarak di cafe, pasar dan mal.

Kebijakan menjatuhkan saksi denda atau kerja sosial ini untuk memberi efek jera kepada masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

Kebijakan pemberian sanksi yang tertuang pada perwako prilaku hidup baru masih sanksi bertahap.

Adanya sanksi bertahap mulai dari teguran hingga sanksi berat dinilai jadi kendala saat penegakan aturan.

Halaman
12
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved