Breaking News:

Pekanbaru Masih Zona Merah, Tak Jaga Jarak di Ruang Publik Juga Kena Sanksi

Kondisi ini membuat Kota Pekanbaru kembali menjadi zona merah penyebaran covid-19. Penerapan saksi pelanggaran protokol kesehatan berlaku

TRIBUN PEKANBARU / DODY VLADIMIR
Sejumlah warga yang terjaring tidak menggunakan masker dikenakan sanksi dengan mencabuti rumput saat tim gabungan menggelar razia di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, Rabu (12/8/2020). Pada hari ke tiga razia masker ini masih banyak warga yang tidak mengenakan masker. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kasus positif covid-19 di Kota Pekanbaru terus mengalami lonjakan sejak awal pekan ini.

Ada penambahan pasien positif covid-19 sebanyak16 kasus pada Rabu (12/8/2020).

Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy menyebut penambahan kasus positif ini di antaranya merupakan kontak erat kasus sebelumnya.

Ada juga riwayat kontaknya belum diketahui.

"Jadi dari data hari ini, ada delapan kasus yang kontak erat kasus sebelumnya," paparnya kepada Tribunpekanbaru.com.

Dengan adanya penambahan kasus positif ini, jumlah pasien positif covid-19 mencapai 280 orang.

Pasien yang dirawat mencapai 120 orang. Mereka paling banyak dirawat di RS Arifin Achmad mencapai 68 orang. 

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi tidak menampik bahwa jumlah kasus positif covid-19 masih terus bertambah.

Tangan Diborgol, JERINX SID: Semoga Tidak Ada Lagi Ibu-Ibu Menjadi Korban Kewajiban Rapid Test

Benarkah Konflik China vs Amerika Serikat di Laut China Selatan Mereda? SIMAK Ulasan Berikut. . .

Sudah Bawa Orangtua tapi Malah Diputus, Pria di Jambi Tenggak Racun di Hadapan Ibu Sang Kekasih

Kondisi ini membuat Kota Pekanbaru kembali menjadi zona merah penyebaran covid-19.

Ayat menyebut pemerintah kota mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam menangani covid-19.

Halaman
1234
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved