Breaking News:

Pasien Covid 19 Meninggal

Tak Ada Kontak Erat & Riwayat Perjalanan, Pasien Covid-19 yang Meninggal di Pelalawan Pedagang Pasar

SW tidak pernah kontak erat dengan pasien positif lain, atau tak melakukan perjalanan ke luar kota atau dari daerah zona merah Covid-19.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Istimewa
Tim medis dari Dinas Kesehatan Pelalawan melakukan pengambilan swab terhadap anak pasien Positif Covid-19 yang meninggal SW (41) dan penyemprotan disinfektan di kediamannya, Rabu (2/9/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Seorang pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) meninggal dunia di Kabupaten Pelalawan pada Selasa (1/9/2020) malam lalu di ruangan isolasi rumah sakit.

Pasien berinisial SW (41) tinggal di Kelurahan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan. SW menghembuskan nafas terakhir di ruang isolasi rumah sakit swasta di Kota Pangkalan Kerinci setelah dua hari dirawat.

Sebelumnya, wanita itu dinyatakan positif corona dan menjalani perawatan di rumah sakit yang terletak di Jalan Lintas Timur (Jalintim) tersebut. Namun nyawanya tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia.

BREAKING NEWS : Satu Pasien Positif Covid-19 di Pelalawan Meninggal Dunia, Juga Pengidap Gula

"Penyakit penyertanya gejala gula dan sudah lama diidapnya. Jadi kita kebumikan sesuai dengan protokol Covid-19. Suspek saja memakai protokol Covid, apalagi pasien positif," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, H Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (2/9/2020).

Diskes, lanjut Asril, telah menemukan penelusuran terhadap pasien SW. Ternyata perempuan itu tidak pernah kontak erat dengan pasien positif lain. Ia juga tak melakukan perjalanan ke luar kota atau dari daerah zona merah Covid-19.

SW hanya berada di Pangkalan Kerinci dan menjalankan profesinya sebagai pedagang di Pasar Baru Pangkalan Kerinci. Memang satu pekan terakhir SW tidak berjualan, hanya di rumah saja dan belum diketahui penyebabnya.

Gawat, Pasien Positif Covid-19 di Pelalawan Tambah 31 Total Jadi 72 Orang, Begini Penjelasan Diskes

Alhasil tim medis belum bisa menyimpulkan SW tertular dari pasien atau masuk tracing contac yang sebelumnya. Diduga kuat ada warga yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 yang kontak dengan dirinya.

"Bisa saja dari pedagang atau pembeli yang OTG Covid-19 tapi tidak mengetahui kalau dirinya terinfeksi corona," beber Asril.

Diskes telah mengambil sampel cairan hidung dan mulut dari dua orang yang kontak erat dengan korban, suami dan anaknya. Swab test langsung dilakukan setelah setelah tracing contac. Hasilnya akan keluar dalam dua hari yang akan datang. Tim medis juga akan melakukan penelusuran di Pasar Baru Pangkalan Kerinci untuk mendeteksi penularan Covid-19 yang terjadi. ( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved