Breaking News:

Pelalawan

Tim Gabungan Gelar Razia Cafe Remang-remang di Pangkalan Kerinci, Amankan 10 Pelayan Hingga Speaker

Setelah didata para pelayan cafe yang berpakaian minim itu berasal dari Pekanbaru, Aceh, Lampung, Selat Panjang, dan Jawa Tengah.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekabaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Tim gabungan Satpol PP, Polres Pelalawan, Polsek Pangkalan Kerinci, Camat Pangkalan Kerinci memberikan penjelasan kepada media atas hasil razia cafe remang-remang pada Kamis (3/9/2020) subuh. 

Camat Pangkalan Kerinci, Dodi Asma Saputra menjelaskan, razia ini dilakukan berkat banyaknya laporan dari masyarakat yang resah dengan aktivitas cafe tersebut.

Disamping diduga sebagai tempat maksiat, musik diputar dengan kencang hingga subuh hari dan miras diperjualbelikan secara bebas di tempat itu. Alhasil warga setempat yang ingin beristirahat pada malam hari terganggu dengan aktivitas yang melanggar Perda itu.

"Kita akan mengevaluasi izin-izin tempat usaha itu. Jika benar ada penyalahgunaan dari izin yang kami keluarkan, akan kami cabut izinnya," terang Camat Dodi.

Pihaknya juga akan merekomendasikan ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) agar mengevakuasi izin-izin yang dimiliki para pelaku usaha itu. Sebagai efek jera kepada pelanggar Perda yang selama ini merasa bebas dengan aktivitasnya.

Bertambah Satu, Sebanyak 43 Warga Pelalawan Terinfeksi Covid-19 Per 1 September, Pasien Sembuh Nihil

Kabag OPS Polres Pelalawan, Kompol Daud Sianturi menyebutkan, saat ini masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masih mengancam warga.

Seharusnya hiburan malam seperti cafe remang-remang mengurangi operasionalnya, apalagi sampai mengganggu trantibum di tengah masyarakat.

"Sekarang juga telah memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Makanya kita harus menggelar cipta kondisi," tandas Kompol Daud.

Setelah menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan serupa, 10 orang pelayan dan tamu itu dipulangkan dari kantor Satpol PP.

Selanjutnya penyidik PPNS Satpol akan memanggil para pemilik Cafe Combur-combur milik Artabo Nuar Mahmud dan Cafe Kilo 2 milik Sabarina, untuk diperiksa dan dimintai keterangan serta meneken surat pernyataan. (Tribunpekabaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved