Breaking News:

Pelalawan

Dana Swakelola Rp 8 M Sedang Dipersiapkan untuk Perbaiki Jalan dan Drainase yang Rusak di Pelalawan

Kerusakan jalan dan drainase yang akan diperbaiki meliputi seluruh kecamatan, termasuk Pangkalan Kerinci sebagai ibukota Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani

TRIBUNPEKANNARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Riau menyiapkan anggaran sebesar Rp 8 Miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan drainase yang rusak akibat musim hujan satu bulan terakhir ini.

Perbaikan akan dilakukan setelah perencanaan dimatangkan oleh tim teknis Dinas PUPR berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat.

Kerusakan jalan dan drainase yang akan diperbaiki meliputi seluruh kecamatan, termasuk Pangkalan Kerinci sebagai ibukota Pelalawan.

"Ada dana swakelola sebanyak Rp 8 M yang telah dialokasikan di APBD 2020. Ini yang akan kita gunakan memperbaiki dan memelihara kerusakan yang terjadi," tutur Kepala Dinas PUPR Pelalawan, MD Rizal Abbas, kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (29/8/2020).

Jalan Sultan Syarif Hasim Pangkalan Kerinci berlobang dan tergenang air akibat musim hujan, tepat didepan gardu induk PLN, Selasa (29/9/2020).
Jalan Sultan Syarif Hasim Pangkalan Kerinci berlobang dan tergenang air akibat musim hujan, tepat didepan gardu induk PLN, Selasa (29/9/2020). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

MD Rizal menyebutkan, jalan mengalami kerusakan akibat genangan air pada musim hujan satu bulan terakhir, menimbulkan lubang-lubang.

Kemudian drainase dan saluran air yang tersumbat maupun rusak hingga air tak bisa dialirkan.

Alhasil kondisi ini menyulitkan masyarakat dalam beraktifitas serta menggunakan jalan raya.

Meledak Lagi, Kasus Baru Covid-19 di Pelalawan 32 Orang, Total Positif Corona Capai 554 Kasus

Tambah 15 Pasien dan Sembuh 11 Orang, Update Kasus Positif Covid-19 di Pelalawan Hari Ini

Dinas PUPR, kata MR Rizal, telah berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk menyinkronkan data lokasi-lokasi yang harus diperbaiki.

Jika pendataan Selesai, kemudian ditentukan skala prioritas pengerjaan dan pemeliharaan atas kerusakan yang terjadi.

Selanjutnya tim langsung bekerja memperbaiki fasilitas umum yang rusak tersebut. Setelah proses verifikasi APBD perubahan 2020 selesai dari Pemerintah provinsi Riau.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved