Breaking News:

Warga Pelalawan Mengeluh Listrik Padam Hingga 4 Kali Sehari, Ini Jawaban Pihak BUMD Tuah Sekata

Manager Teknis BUMD Tuah Sekata, Erman, saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com membenarkan pelayanan listrik yang byar pet itu. Ini jawabannya

Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Kantor BUMD Tuah Sekata yang terletak di Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau mengeluhkan pelayanan listrik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata dua pekan belakangan ini.

Pelanggan listrik BUMD Tuah Sekata kecewa dengan asupan arus yang selalu padam setiap hari hingga menghambat aktivitas dan pekerjaan masyarakat.

Termasuk warga yang memiliki usaha kecil mikro yang bergantung dengan arus listrik.

Seperti pemilik usaha laundry, tukang pangkas, hingga pemilik kedai kelontong dan barang harian.

Baca juga: Gara-gara Mengundurkan Diri, Wanita CPNS 2019 di Kuansing yang Dinyatakan Lulus Kini Terancam Sanksi

Baca juga: Ingat Penganiayaan Balita oleh Pelajar SMP di Rohul? Berkas Kasus Dikembalikan ke Polsek, Ada Apa?

"Listrik mati hidup terus tiap hari. Bahkan sampai empat kali satu hari. Kita jadi terhalang bekerja," ungkap seorang pengusaha laundry di Jalan Seminai Pangkalan Kerinci kepada tribunpekanbaru.com yang meminta namanya tak dicantumkan, Rabu (18/11/2020).

Rumah warga yang tampak gelak tanpa arus listrik dan hanya menggunakan lampu emergency di pangkalan kerinci.
Rumah warga yang tampak gelak tanpa arus listrik dan hanya menggunakan lampu emergency di pangkalan kerinci. (Tribunpekanbaru/Johanes)

Menurut perempuan ini, banyak orderan mencuci dan menyetrika yang tak selesai sesuai target.

Pasalnya, hampir semua aktivitas di laundry bergantung dengan arus listrik.

Terpaksa dirinya menggunakan genset atau pembangkit listrik alternatif yang membutuhkan biaya. 

Baca juga: Bocah Hilang Misterius 3 Hari, Sudah Dicari Kemana-mana Malah Ditemukan di Tempat Tak Terduga

Baca juga: Terlambat Minggir karena Lalu Lintas Padat, Sopir dan Truknya Diserang Rombongan Pengantar Jenazah

Demikian juga keluhan pemilik toko barang harian di Jalan Akasia yang menjadi korban pemadaman listrik yang tak menentu itu.

Selain kedainya jadi gelap, ada beberapa barang dagangan yang harus didinginkan di dalam kulkas agar bertahan lama.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved