Breaking News:

Tunjuk Dirinya Sendiri jadi PM Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing sampaikan Pesan Ini ke Masyarakat

Myanmar dipastikan dua tahun kedepan masih di bawah kendali militer. Itu setelah Jenderal Min Aung Hlaing menunjuk dirinya sendiri sebagai PM

Editor: Budi Rahmat
Foto: AsiaNews
Min Aung Hlaing, Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tunjuk dirinya sendiri jadi perdana menteri Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing pemimpin kudeta militer Myanmar sebut darurat militer diperpanjang sampai tahun 2023 mendatang.

Dengan demikian, Negara Myanmar masih akan dibawah kendali militer untuk dua tahun mendatang.

Meski menujuk dirinya sendiri sebagai perdana menteri, Jenderal Min Aung Hlaing mengatakan akan segera menyelenggarakan emilihan multi-partai yang bebas dan adil.

Dilansir BBC, Kendati demikian, dia menyebut partai terpilih yakni NLD, yang telah ia singkirkan sebagai "teroris".

Dalam pengumuman terpisah, pemerintah militer menyebut dirinya "pemerintah sementara" dan Min Aung Hlaing sebagai perdana menteri.

Baca juga: Kombinasi Mengerikan Covid-19 dan Krisis Politik Korbankan Penduduk Myanmar

Baca juga: Sakit Hatinya Militer Myanmar, Dokter yang Pro Anti Kudeta Ditangkap saat Merawat Pasien Covid-19

Pengumuman ini akan menempatkan Myanmar dalam cengkeraman militer selama hampir dua setengah tahun.

Padahal di awal kudeta, junta militer mendeklarasikan kondisi darurat selama satu tahun, dikutip dari The Guardian.

Sejak kudeta pada Februari lalu, ratusan warga Myanmar tewas dalam aksi penolakan kepemimpinan militer.

Kondisi negara ini diperparah dengan lonjakan kasus infeksi Covid-19.

Hal ini menyebabkan fasilitas kesehatan di Myanmar kewalahan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved