Breaking News:

Bermain dengan Gajah di TWA Buluh Cina Sambil Nikmati Pemandangan Alam, Ada 7 Danau

Bermain dengan gajah sambil menikmati pemandangan alam tapi tak ingin pergi jauh dari Pekanbaru? Taman Wisata Alam Buluh Cina bisa jadi pilihan

Penulis: Theo Rizky | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Anak gajah bernama Damar yang merupakan gajah binaan Balai besar KSDA Riau di TWA Buluh Cina, Kabupaten Kampar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Bermain dengan gajah sambil menikmati pemandangan alam tapi tak ingin pergi jauh dari Pekanbaru?

Taman Wisata Alam Buluh Cina bisa jadi pilihan bagi Anda.

Lokasinya tidak terlalu jauh dan mudah diakses dari Kota Pekanbaru meski termasuk dalam wilayah Kabupaten Kampar, tepatnya di Kecamatan Siak Hulu.

Taman Wisata Alam yang berada di Desa Wisata Buluh Cina ditunjuk berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts.468/IX/2006 tanggal 6 September 2006 dengan luas 1.000 hektare.

Kawasan tersebut berasal dari lahan masyarakat Desa Buluh Cina yang dihibahkan menjadi TWA Buluh Cina tanpa ganti rugi.

Selanjutnya TWA Buluh Cina ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 3587/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 2 Mei 2014, dengan luas 963,33 hektare.

Lokasi ini memiliki pemandangan alam yang menarik untuk wisatawan dengan bermacam kekayaan flora dan fauna dengan ekosistem hutan TWA Buluh Cina yang didominasi hutan dataran rendah dan rawa air tawar.

Sekitar 20 Kilometer dari Pekanbaru

Untuk menuju TWA Buluh Cina, Anda dapat menggunakan transportasi darat.

Bila dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Anda dapat langsung menuju Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved