Breaking News:

Pelecehan Mahasiswi UNRI

Pelecehan Mahasiswi dengan Tersangka Dekan FISIP UNRI, Polisi periksa Saksi Ahli Pidana Unand

Perkembangan kasus pelecehan mahasiswi dengan tersangka Dekan FISIP UNRI. Polisi periksa saksi ahli pidana dari Unand dan gelar rekonstruksi perkara

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda
Dekan FISIP UNRI tersangka dugaan pelecehan seksual, menunduk melewati wartawan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Perkembangan terbaru, polisi periksa saksi ahli pidana Unand. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perkembangan kasus pelecehan mahasiswi dengan tersangka Dekan FISIP UNRI. Polisi periksa saksi ahli pidana dari Unand dan gelar rekonstruksi perkara.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau masih melengkapi berkas perkara Dekan FISIP UNRI Syafri Harto, tersangka kasus pencabulan mahasiswi.

Daftar saksi yang diperiksa pun terus bertambah. Teranyar, penyidik polisi telah memeriksa saksi ahli pidana dari Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat.

"Untuk saksi yang diperiksa bertambah satu lagi, yaitu saksi ahli pidana dari Unand," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Rabu (24/11/2021)

Berkenaan dengan pendalaman kasus ini disebutkan Sunarto, penyidik juga telah melakukan rekonstruksi adegan dugaan pencabulan tersebut di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di kampus.

"Kemarin rekonstruksi," beber Kabid Humas.

Terhadap Syafri Harto, penyidik tidak melakukan tindakan penahanan.

Syafri Harto hanya dikenakan wajib lapor 2 kali dalam sepekan.

Syafri Harto sendiri juga sudah menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada Senin (22/11/2021).

"Terhadap tersangka SH (Syafri Harto, red) telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, lebih kurang 70 pertanyaan diajukan dari penyidik," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved