Breaking News:

Pelecehan Mahasiswi UNRI

UPDATE Pencabulan Mahasiswi UNRI dengan Tersangka Dekan FISIP, Berkas Perkara Masih Diteliti Jaksa

Berkas perkara kasus pencabulan mahasiswi UNRI dengan tersangka Dekan FISIP, Syafri Harto, saat ini masih dalam proses penelitian jaksa

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM / RIZKY ARMANDA
Tersangka kasus dugaan pelecehan mahasiswi UNRI keluar dari gedung Dittahti Polda Riau beberapa waktu lalu. Hingga kini berkas perkara kasus pencabulan tersebut masih diteliti jaksa. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berkas perkara kasus pencabulan mahasiswi UNRI dengan tersangka Dekan FISIP, Syafri Harto, saat ini masih dalam proses penelitian jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Berkas perkara sebelumnya dilimpahkan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, selaku pihak yang menangani kasus ini.

Ini merupakan pelimpahan berkas kedua, setelah pada pelimpahan berkas pertama kali dari penyidik polisi ke jaksa, dinyatakan belum lengkap. Sehingga berkas dikembalikan ke penyidik, guna dilengkapi.

"Saat ini berkas masih diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum, masih berproses," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Marvelous, Kamis (6/1/2022).

Jika nanti berkas dinyatakan lengkap disebutkan Marvel, maka selanjutnya akan diagendakan tahap II, atau pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun sebaliknya, kalau berkas masih belum lengkap, maka akan dikembalikan lagi ke penyidik.

Tersangka Syafri Harto, dalam hal ini tidak ditahan oleh penyidik, meskipun dia terancam hukuman di atas 5 tahun penjara.

Adapun pertimbangan penyidik tidak menahan Syafri Harto, dikarenakan yang bersangkutan dianggap cukup kooperatif dalam mengikuti proses hukum.

Selain itu, Syafri Harto dinilai tidak akan mempersulit penyidikan, dan ada jaminan dari kuasa hukumnya.

Kendati demikian, tersangka Syafri Harto dikenakan wajib lapor 2 kali seminggu, pada Senin dan Kamis.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved