Breaking News:

Berita Pelalawan

Terkait Usulan Pemindahan Exit Tol di Pelalawan, Begini Tanggpan Kementerian PUPR

Pemda Pelalawan meminta pintu tol yang berada di Jalan Sultan Syarif Hasim dipindahkan ke Jalan Lintas Timur (Jalintim) dekat Jalan Lingkar

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan, Tengku Zulfan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempertimbangkan permintaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terkait pemindahan exit tol pada rencana pembangunan jalan tol Pekanbaru ke Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2022.

Rencana pembangunan tol Pekanbaru-Rengat telah berjalan sejak tahun 2021 dan terus berprogres hingga tahun 2022 ini.

Panjangnya mencapai sekitar kurang lebih 208 Kilometer yang melewati beberapa daerah seperti Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Indragiri Hulu.

Namun dari empat kabupaten badan kota ini, daerah Pelalawan yang paling panjang dilewati oleh jalan tol Pekanbaru-Rengat.

"Minggu lalu kita rapat zoomeeting lagi dengan pihak Kementerian PUPR dan konsultannya. Permintaan pemindahan exit tol sedang dipertimbangkan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan, Tengku Zulfan, kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (23/3/2022).

Untuk exit tol atau pintu tol Rengat-Pekanbaru ada dua di Pelalawan.

Pintu tol pertama di Jalan Sultan Syarif Hasyim yang berdekatan dengan kantor Bupati Pelalawan.

Namun pemda meminta pintu itu dipindahkan ke Jalan Lintas Timur (Jalintim) dekat Jalan Lingkar atau ring road atau ke Jalintim Kilometer 55.

Karena akses kendaraan akan sangat banyak ketika jalan tol beroperasi, sedangkan Jalan Sultan Syarif Hasyim cukup kecil dan kendaraan besar tidak diizinkan masuk ke kota.

Di samping itu, komplek perkantoran tidak mungkin dilalui mobil besar.

Kementerian PUPR menerima masukan itu untuk dilakukan kajian kembali atas dua alternatif exit tol di Pangkalan Kerinci itu.

Selama ini pemerintah pusat mengira jika Jalan Sultan Syarif Hasim merupakan jalan nasional yang kewenangannya ada di pusat.

Ternyata saat dijelaskan oleh pemda, akhirnya mereka memahami alasan atas pemindahan yang diusulkan.

"Dalam kajiannya, exit tol seharusnya terhubung ke jalan nasional. Jadi alasan kita sangat kuat untuk pemindahan itu," beber Tengku Zulfan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved