Breaking News:

Berita Riau

Harimau yang Diduga Serang 2 Pekerja HTI di Pelalawan Terekam Kamera Trap Milik BKSDA

Kamera jebak yang dipasang di lokasi serangan kedua itu diperiksa, akhirnya gambar individu harimau yang berkeliaran dapat terekam.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
istimewa
Tim BKSDA Riau bersama manajemen PT Peranap Timber memasang terpal plastik warna hitam mengelilingi barak pekerja untuk menghalau harimau, pascaserangan dua kali kepada pekerja HTI dalam sebulan terakhir. (Ist) 

Bahkan ada juga kemungkinan jika Kucing Oren yang terekam itu sama sekali bukan pelaku dalan dua konflik yang terjadi sebulan terakhir di konsesi HTI PT Peranap Timber Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar.

"Itu belum bisa kita pastikan lagi. Butuh identifikasi dari tim dan mitigasi yang lebih dalam lagi. Yang pastinya sosialisasi terus dilakukan di lapangan," papar Andri Hansen.

BKSDA Riau meminta pihak perusahaan vendor PT RPM maupun pemilik HTI PT Peranap Timber meningkatkan pengamanan karyawan di sekitar barak pekerja.

Saat ini camp atau tempat tinggal telah dipagar menggunakan terpal berwarna hitam mengelilingi semua barak.

Tujuannya untuk menghalangi pandangan harimau sumatera ketika mendekati barak.

Biasanya hewan karnivora itu keluar mencari mangsa pada sore hingga malam serta subuh menjelang pagi hari.

Para pekerja juga diimbau agar tidak keluar camp sendirian pada malam hari.

Kemudian meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar camp serta memasukan hewan peliharaan ke dalam kandang agar tidak mengundang harimau datang untuk memangsanya.

Areal di sekitar barak juga dibersihkan supaya penglihatan lebih terang.

"Sampai saat ini sudah ada 10 kamera trap yang kita pasang di dua lokasi serangan yang merupakan satu hamparan," katanya.

Hasil rekaman kamera trap akan dipelajari kembali oleh tim untuk mengambil tindakan selanjutnya dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan manusia yang sudah berkepanjangan di Landscape Semenanjung Kampar itu.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved