Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Debat Pilkada Kuansing

Ketiga Paslon Pilkada Kuansing 2024 Saling Sindir Saat Debat Bahas Korupsi

Ketiga Paslon Pilkada Kuansing, Suhardiman-Mukhlisin, Adam-Sutoyo dan Halim-Sardiyono saling sindir dalam debat publik Pilkada Kuansing 2024.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ariestia
Istimewa
Ketiga Paslon Pilkada Kuansing, Suhardiman-Mukhlisin, Adam-Sutoyo dan Halim-Sardiyono saling sindir dalam debat publik Pilkada Kuansing 2024 yang digelar KPU Kuansing, Kamis (14/11/2024) malam tadi.  

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Ketiga Paslon Pilkada Kuansing, Suhardiman-Mukhlisin, Adam-Sutoyo dan Halim-Sardiyono saling sindir dalam debat publik Pilkada Kuansing 2024 yang digelar KPU Kuansing, Kamis (14/11/2024) malam tadi. 

Saling sindir muncul pada segmen ketiga setelah salah saru panelis mengajukan pertanyaan bagaimana kebijakan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi. 

Untuk diketahui KPK mencatat 371 kasus korupsi dengan pelaku dari kalangan eselon.

Hal itu berdasarkan statistik KPK per 22 Januari 2024.

Suhardiman Amby yang merupakan Cabup nomor urut 1 menjawab pertanyaan panelis dengan berapi-api. 

Menurut Suhardiman Amby, budaya korupsi muncul karena pemimpinnya juga korupsi. 

Bahkan keluarga bupati menjadi kontraktor untuk mendapatkan proyek-proyek di pemerintahan.

"Budaya korupsi itu muncul karena pemimpinnya juga korupsi. Jika pemimpinnya korupsi, bawahannya juga ikut korupsi. Budaya korupsi sudah terjadi di Kuansing lebih dari satu dekade," ujar Suhardiman.

Suhardiman Amby pun mengklaim jika ia akan tetap bersih dari praktik korupsi dan mempersilakan aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus korupsi di Kuansing hingga tuntas. 

Untuk mengantisipasi terjadinya kasus korupsi, Suhardiman Amby mengatakan selalu melibatkan aparat hukum untuk pendampingan dalam pembangunan di Pemkab Kuansing.

"Kami akan terus bersinergi dengan aparat hukum dalam setiap pembangunan," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan, dalam membangun iklim anti korupsi di Pemkab Kuansing dilakukan dengan menerapkan segenap aplikasi digital.

Terutama yang berguna menguatkan tata kelola pemerintah semakin akuntabel. 

Selain itu, dilakukan pula upaya berkesinambungan untuk mendorong dan mengedukasi masyarakat untuk berani melaporkan tindak korupsi yang diketahuinya.

Sementara itu Adam yang merupakan Cabup Kuansing nomor urut 2 mengatakan bahwa korupsi di kalangan pejabat muncul lantaran ada tekanan dari pimpinan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved