KPK OTT di Pekanbaru

Ini Kasus Dugaan Korupsi OTT KPK di Pekanbaru yang Seret Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa

OTT KPK di Pekanbaru terkait kasus dugaan korupsi berupa penggunaan uang bendahara dengan bukti pengeluaran fiktif dan pungutan dari para kepala dinas

Editor: Sesri
Dok Tribun Pekanbaru
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, termasuk Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa pada Senin (2/12/2024) malam ternyata sudah sampai ke pemerintah pusat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa terkait kasus dugaan korupsi berupa penggunaan uang bendahara dengan bukti pengeluaran fiktif dan pungutan dari para kepala dinas.

Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan beberapa orang penyelenggara negara serta pohak swasta diamankan KPK pada Senin (2/12/2024).

"Informasi sementara itu terkait dengan penggunaan uang bendahara, jadi kan di sistem keuangan daerah itu kan ada istilahnya itu pengeluaran dulu, nanti buktinya itu kemudian dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Ia mencontohkan, bukti pengeluaran uang daerah fiktif ini dilakukan dengan modus pengambilan uang bendahara untuk pembelian alat tulis kantor, namun, barang tersebut tidak ada dan hanya dicatat dalam kuitansi.

"Kalau mungkin punya alat tulis kantor, alat tulis kantornya hanya di kuitansi, tapi barangnya enggak ada. Kemudian ada kutipan atau ada pungutan dari kepala-kepala dinas atau masing-masing OPD, iuran dari rumah sakit umum daerah, dia juga memberikan sesuatu," ujarnya.

Alex juga mengatakan, kegiatan OTT KPK di Riau Pekanbaru ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang ditindaklanjuti dan sudah didahului dengan proses penyidikan dan sprindik yang diterbitkan beberapa bulan lalu.

"Kemudian pada saat akan dilakukan penangkapan, kita dapat informasi terjadi penyerahan uang dan kemudian kami lakukan penangkapan," tuturnya. 

Baca juga: UPDATE OTT Pj Wali Kota Pekanbaru: Jumlah Uang Masih Dihitung, KPK Sebut di Atas Rp 1 Miliar

Baca juga: Daftar Pejabat Riau yang Ditangkap KPK sejak Tahun 2001 hingga 2024, Tiga Gubernur dan Anggota Dewan

Dalam OTT KPK di Pekanbaru tersebut diamankan uang tunai sekitar Rp 1 miliar lebih.

Alexander Marwata mengatakan, jumlah uang diamankan masih terus dihitung dalam proses pemeriksaan beberapa saksi. 

"Bukti uangnya untuk sementara tadi disampaikan di atas Rp 1 miliar, ya tidak tahu mungkin nanti akan berkembang karena masih dalam proses, untuk memeriksa para saksi," kata Alex kepada wartawan, Selasa (3/12/2024).

Lebih lanjut, Alex mengatakan, saat ini para penyidik tengah membawa para saksi dan tersangka untuk melakukan pemeriksan di Gedung Merah Putih, Jakarta.

"Saya belum tahu (berapa orang). Hari ini rencananya, rencananya baru sampai jam 1," ucap dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan Johanis Tanak mengkonfirmasi tim penyelidik dan penyidik KPK melakukan OTT di Pekanbaru, Senin (2/12/2024) kemarin.

Tanak mengatakan, salah satu pejabat yang ditangkap adalah Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa.

Meski demikian, sampai saat ini KPK belum mengungkap lebih lanjut dugaan rasuah yang dilakukan Risnandar Mahiwa dan barang bukti yang diamankan.

( Tribunpekanbaru.com / Kompas.com)

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved