Penembakan di Tol Tangerang
Diungkap Saksi Mata di TKP, Sadisnya Cara Pelaku Tembak Bos Rental Mobil dari Jarak Dekat
Saksi mata yang melihat langsung kejadian bos rental bernama Ilyas Abdurrahman tewas ditembak akhirnya mengurai cerita soal momen mengerikan yang ia s
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus bos rental Ilyas Abdurrahman tewas mengenaskan setelah ditembak oleh oknum TNI AL di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada 2 Januari 2024 lalu jadi perhatian publik.
Aksi penembakan itu terjadi saat Ilyas berusaha mengejar mobilnya yang dicuri penyewa bernama Ajat Supriatna.
Dua dari empat pelaku nyatanya adalah oknum anggota TNI AL.
Saksi mata yang melihat langsung kejadian bos rental bernama Ilyas Abdurrahman tewas ditembak akhirnya mengurai cerita soal momen mengerikan yang ia saksikan.
Saksi mata dari tim asosiasi rental mobil indonesia (ARMI) menyebut bos rental asal Tangerang itu ditembak oleh oknum TNI AL dari jarak dekat.
Hal itulah yang membuat korban mengalami luka tembakan di bagian dada hingga tembus ke belakang.
Awalnya, anak bos rental, Agam Muhammad mengurai nasib pilu yang menimpa sang ayah saat berusaha mengejar pencuri mobil di kawasan Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada 2 Januari 2024 lalu.
Diungkap Agam, ayahnya dua kali ditembak oleh oknum TNI AL saat berusaha merebut mobinya yang dicuri penyewa bernama Ajat Supriatna.
"(Yang tertembak) bagian dada pas di tengah, tembus ke belakang. Tangan juga kena (luka tembak), dua kali kena tembakan," kata Agam, dilansir TribunnewsBogor.com dari konten Tiktok jurnalis Abraham Silaban, Minggu (5/1/2025).
"Tujuannya memang untuk menghabisi?" tanya Abraham.
"Bisa dibilang seperti itu," ujar Agam.
Terkait dengan asal muasal luka tembak di dada itu bisa mengenai korban, tim ARMI yang menyaksikan langsung penembakan bos rental tersebut pun mengurai cerita.
Tim ARMI yang mendampingi korban dan anak-anaknya di malam kejadian sempat terkejut saat sopir yang membawa mobil curian tersebut melepaskan tembakan ke arahnya.
Belakangan diketahui bahwa sopir mobil curian tersebut adalah oknum TNI AL.
"Yang saya tahu ya, kalau yang (tembakan) pertama itu peringatan karena enggak kena ke orang. Nah yang (tembakan) kedua dia (oknum TNI) turun (dari mobil). Nah (waktu tembakan pertama) yang lain pada pergi untuk mengamankan diri," kata tim ARMI.
Saat melepaskan tembakan kedua, oknum TNI AL itu pun langsung keluar dari mobil.
Di momen itulah bos rental dan rekannya bernama Ramli mendekat ke arah oknum TNI bersenjata tersebut.
Sementara semua tim yang dibawa bos rental termasuk anaknya langsung kabur saat tembakan pertama dan kedua dilepaskan.
"Almarhum sama yang satu lagi korban masih menempel si tersangka. Saya pun masuk ke dalam posisi mobil. Nah itu di depan mata saya (melihat momen penembakan)," pungkas tim ARMI.
Sembari mengintip lewat dalam mobil, tim ARMI sempat mendengar ucapan pelaku penembakan.
Ternyata alasannya menembak karena ingin rekannya yang dipegangi oleh tim rental agar dilepaskan.
"Dia (oknum TNI) keluar (mobil) lalu mendekat (sambil bilang ke bos rental) 'lepasin teman saya'. Intinya tujuan dia (oknum TNI) itu minta temannya dilepasin. Ada salah satu (tim ARMI) yang dekat banget sama yang punya senjata, dia enggak jadi sasaran," imbuh tim ARMI.
Setelah tim rental berlarian, oknum TNI itu kembali melepaskan tembakan namun kali ini ke arah bos rental dan Ramli.
Disaksikan sendiri oleh tim ARMI, oknum TNI tersebut menembakkan ke arah korban dari jarak sangat dekat.
"Dia (oknum TNI) nyamperin (bos rental), karena yang dua korban ini masih menempel, ditembaklah. Saya lihat itu ditembaknya dekat banget dor, di sini tembus," akui tim ARMI.
"Dari jarak berapa?" tanya Abraham.
"Dari jarak sekitar 1,5 meter, dari segini langsung dor, dari luar dia (oknum TNI) udah jalan sampai sini (depan Indomaret). Saya ngintip dari kaca dalam mobil," ujar tim ARMI.
Setelahnya, suasana semakin kacau lantaran oknum TNI tersebut kembali melepaskan tembakan terakhirnya.
Tak disangka tembakan tersebut mengenai dada bos rental, Ilyas.
"Terus yang saya tahu dari almarhum, saya sekilas melihat ada, mungkin udah (kena) tembak satu, karena beliau (bos rental) merasa kesakitan atau apa, dia (bos rental) sempat (berusaha) disingkirin (menepis pistol di tangan oknum TNI). Tapi mungkin di situ ketembak lagi kedua, dia berusaha menyelamatkan diri lari ke indomaret, dia terkapar," ucap tim ARMI.
Sebelumnya diwartakan, bos rental bernama Ilyas Abdurrahman tewas setelah ditembak oleh oknum TNI AL di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada 2 Januari 2024 lalu.
Penembakan tersebut terjadi karena Ilyas berusaha mengejar mobilnya yang dicuri penyewa bernama Ajat Supriatna.
Untuk diketahui, Ajat adalah pencuri mobil rental milik Ilyas lalu menjualnya kepada penadah berinisial I.
Belakangan diketahui bahwa I menjual mobil yang digelapkan oleh Ajat itu kepada oknum TNI AL.
Dari tangan I, oknum TNI AL tersebut membayar Rp40 juta untuk pembelian mobil bodong.
Lalu I menjanjikan akan memberikan upah kepada Ajat sebesar Rp5 juta.
Atas kasus tersebut, dua oknum TNI AL telah diamankan di Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).
Pihak kepolisian kini bekerja sama dengan Puspom untuk menyelidiki kasus tersebut.
penembakan bos rental mobil
penembakan di Tangerang
penembakan di rest area tol Tangerang-Merak
Tribunpekanbaru.com
TNI AL
Meski Oknum TNI yang Tembak Bos Rental Dipecat dan Dihukum Seumur Hidup, Anak Korban Belum Memaafkan |
![]() |
---|
2 Oknum TNI yang Tembak Ilyas Abdurrahman Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Militer |
![]() |
---|
Oknum TNI Menangis dan Menyesal Tembak Bos Rental Mobil, Teringat Sakitnya Kehilangan Orang Tua |
![]() |
---|
Alasan Oknum TNI AL Penembak Bos Rental Rutin Bawa Senjata Api Kemana-mana, Terkait Status |
![]() |
---|
Sertu AA, Pelaku Penembakan Bos Rental Ternyata Seorang Ajudan, Senjata Api Berasal Dari Sini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.