Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

PSU Pilkada Siak

Penyerahan Uang dan Rekaman ke Bawaslu Ternyata Dilakukan Warga Bungaraya

Penyerahan dua alat bukti dugaan pidana Pemilu ke kantor Bawaslu Siak ternyata dilakukan warga dari Kecamatan Bungaraya.

Tayang:
Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
FOTO/Instagram Bawaslu Siak
PASANG SPANDUK - Bawaslu Siak pasang spanduk himbauan tolak politik uang di beberapa titik strategis sekitar lokasi PSU Sabtu (8/3/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Penyerahan dua alat bukti dugaan pidana Pemilu ke kantor Bawaslu Siak ternyata dilakukan warga dari Kecamatan Bungaraya.

Warga tersebut inisial AU yang awalnya diminta membagikan uang itu kepada masyarakat di lokasi Pemungutan Suara Ulang (PSU). 

“Saya mengantarkan uang ke kantor Bawaslu sebesar Rp 32 juta dari saudara Juprizal. Uang itu awalnya diserahkan ke saya untuk membela Paslon tertentu, uang ini masih utuh karena saya tidak bisa tidur memikirkannya,” kata AU, Senin (10/3/2025). 

Ia menceritakan, sebelum mengantarkan uang itu ke Bawaslu Siak sudah menunggu kedatangan Juprizal.

Sebab Juprizal berjanji sebelumnya akan datang ke rumah AU untuk menjemput uang tersebut. 

“Ya, kemarin sudah ada janji sama Pak Juprizal, tapi dia mengingkari. Makanya saya langsung ke Bawaslu, karena takut menjadi beban pikiran. Uang ini sudah semimgguan di rumah saya,” katanya. 

Uang dan bukti rekaman percakapannya dengan Juprizal sudah ditinggalkan di kantor Bawaslu.

Tergantung Bawaslu untuk menindaklanjuti laporan itu. 

“Saat saya teleponan sama Pak Juprizal saya sampaikan bahwa saya tidak mau melanjutkan untuk tim ini.  Uang Rp 32 juta akan saya kembalikan. Dia begini, bilang besok saja, ini lagi gawat Pak, dan langsung matikan telepon,” ujarnya.

Menurut AU, ia sudah plong setelah menyerahkan uang itu ke Bawaslu. Terserah Bawaslu mau menindaklanjuti atau tidak.

“Yang jelas uang sudah diterima Bawaslu, itu terserah mau tindak lanjut atau tidak. Saya lega, mudah-mudahan niat baik saya dihormati semua pihak, dan saya tidak mau lagi terlibat politik uang seperti ini,” katanya.

( Tribunpekanbaru.com /mayonal putra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved