Berita Riau

Seniman Nyentrik Berambut Gondrong Lakukan Meta Teater di Gunung Muyeng

Seniman nyentrik berambut gondrong Mas Aryo lakukan Meta Teater di Gunung Muyeng dalam rangkaian Ngaji Sastra di tanah Jawa

Seniman Nyentrik Berambut Gondrong Lakukan Meta Teater di Gunung Muyeng
Tribun Pekanbaru/ist
Seniman Nyentrik Berambut Gondrong Lakukan Meta Teater di Gunung Muyeng 

Seniman Nyentrik Berambut Gondrong Lakukan Meta Teater di Gunung Muyeng

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syahrul Ramadhan

PEKANBARU, TRIBUNPEKANBARU.COM - Seniman nyentrik berambut gondrong Mas Aryo lakukan Meta Teater di Gunung Muyeng dalam rangkaian Ngaji Sastra di tanah Jawa.

Masih dalam rangkaian Ngaji Sastra dari oleh Seniman Pekanbaru Suharyoto Sastrosuwignyo di Tanah Jawa.

Baca: Rumah Dihantam Longsor di Pariaman, Seorang Mahasiswi Meninggal Dunia, 2 Orang Luka-luka

Baca: Tunjukkan Proses Pembuatan Kertas, Stand RAPP di Riau Expo Dipadati Pelajar

Seniman nyentrik berambut gondrong tersebut menyempatkan melakukan aksi pertunjukan Meta Teater khas dirinya dalam kegiatan promosi novelnya yang bertajuk Meta Nusantara.

Menariknya, lelaki yang akrab disapa Mas Aryo ini memainkan aksi teatrikalnya di sebuah gunung di Kulon Progo Yogyakarta pada Kamis, 8 November 2018 pagi hari.

Mas Aryo mengatakan, penampilannya di Gunung Moyeng, Kulon Progo itu dilakukan dengan permainan alat musik gesek tradisional khas jawa serta diiringi oleh sejumlah penari yang bermain bersama dengan Mas Aryo sepanjang pertunjukan tersebut.

Baca: Ilmuwan Tembakkan Laser ke Luar Angkasa untuk Curi Perhatian Alien

Baca: Percepat Normalisasi Kelistrikan Pulau Bengkalis, PLN Lakukan Perbaikan Non Stop 24 jam

“Tema pertunjukan Meta Teater tersebut diambil dari salah satu bagian di dalam novel saya Meta Nusantara,” ungkapnya pada Jumat, 9 November 2018.

Dia menerangkan, pertunjukan Meta Teater memang sulit dipahami.

Bagi sebagian orang awam, pertunjukan Meta Teater berisi dumelan dari seorang Mas Aryo yang ditunjukkan sambil menggeram.

Namun, disitulah menariknya pertunjukan tersebut.

Dimana pesan dari Mas Aryo sebagai performer disampaikan melalui gestur dan geraman yang jika didengar secara teliti mirip dengan kata-kata dari sebuah dialog.

Baca: Semen Padang FC Berambisi Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Aceh United di Laga Tandang

Baca: Riau harus Punya Lumbung untuk Menampung Produksi dalam Daerah

Melanjutkan perjalanan Ngaji Sastra tersebut, rencananya Mas Aryo akan menyambangi Kendal pada 19 November.

Disana, dia akan menjadi pemateri tunggal dalam workshop Meta Teater untuk guru-guru Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa.

“Setelah 19 November nanti, pada 23 November akan menjadi titik balik saya untuk kembali menuju ke Kota Pekanbaru,”  tutupnya. (*)

Penulis: Syahrul
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved