Breaking News:

Dilema New Normal di Riau

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Saat New Normal, Pemkab Kampar Bakal Dirikan 11 Pos Pengawasan

Ke 11 Pos Pemantau Protokol Kesehatan New Normal tersebut akan disebar di 11 titik di Kabupaten Kampar dan petugasnya terdiri dari aparat gabungan.

istimewa
Rapat Persiapan Pengoperasian Pos New Normal, Kamis (4/6) di Kantor Bupati Kampar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten Kampar akan bentuk 11 Posko Pemantauan New Normal di Kabupaten Kampar. Ini disepakati saat Rapat Persiapan Pengoperasian Pos New Normal, Kamis (4/6) di Kantor Bupati Kampar.

Ke 11 posko tersebut akan didirikan di Pasar Kuok, Pasar Inpres Bangkinang, Pasar Air Tiris Kecamatan Kampar, Pasar Rumbio Kecamatan Kampar, Pasar Kampa, Pasar Danau Bingkuang Kecamatan Tambang, Pasar lipat Kain Kampar kiri, Pasar Flamboyan Tapung, Pasar Suka Ramai Tapung Hulu, PasarTeratak buluh Siak Hulu, Pasar Siei Pagar Kampar Kiri Hilir.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri yang meminpin rapat mengingatkan jajaran Gugus Tugas Penanganan Covid 19 di Kampar tetap disiplin dimasa pemberlakuan New Normal.

Pengoperasian pos tersebut diperkirakan akan mulai dalam beberapa hari ini.

Bupati Minta Kepsek di Kampar Berperan Aktif Tentukan Langkah Tepat Selama Pandemi Corona

Dilaporkan Warga Sendiri ke DPRD Kampar, Kades Tanah Merah Tuding Laporan Masyarakat Seenaknya Saja

Polres Kampar Gelar Pelatihan Ketahanan Pangan Menghadapi Pandemi Covid-19 ke Bhabintamtibmas

Berkaitan dengan posko, personil diharapkan bertugas yakni personil yang ada di kecamatan karena pelaksanaan di hari pasar. Anggota di posko terdiri dari personil TNI/Polri, Kesehatan, Satpol PP, Dishub, BPBD, Pengelola Pasar dan Staf Kelurahan atau Desa.    

Yusri mengatakan perubahan dari PSBB ke New Normal, anggapan masyarakat bahwa ini sangat mengkhawatirkan akan penyebaran Covid-19 apalagi pasca lebaran ini. Karna itu tim jangan terlena oleh anggapan yang terjadi saat ini yang longgar dan santai.

"Kita mesti tetap komitmen untuk tetap melaksanakan penanggulangan Covid-19," ujarnya.

Ia menuturkan kekhawatiran akan penyebaran dan menjadi klaster terhadap tumbuhnya dan berkembangnya Covid-19, apalagi ada juga yang curi-curi untuk mudik mesti jadi perhatian.

"Kedisiplinan kita semua dalam semua sektor kehidupan, pasar, terminal, tempat ibadah, transportasi, rumah makan, tempat pariwisata sanagat diperlukan. Ketersediaan tempat cuci tangan dan pakai masker serta jaga jarak mesti di pantau," ungkapnya.

Yusri menegaskan kepada jajaran harus memberikan dan menampakkan apa yang dilakukan di era New Normal paska PSBB berakhir. Jajaran untuk itu bisa memberi contoh lewat meakukan apel siaga New Normal di setiap pos yang ada pasar nantinya.

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved