Breaking News:

Soal Sembako Dipajaki, Anggota Dewan 'Semprot' Sri Mulyani: Mencoreng Citra Jokowi

Misbakhun menganggap isi RUU KUP yang memuat rencana pengenaan PPN terhadap sektor pendidikan dan pangan

Editor: Firmauli Sihaloho
Capture youtube
Apa Kabar Pak Jokowi? Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.803 Triliun, Sri Mulyani: Hati-hati. Foto: Menkeu RI Sri Mulyani 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mencoreng citra pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sangat peduli rakyat kecil.

Hal tersebut disampaikan Misbakhun menyikapi polemik rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sembako dan sektor pendidikan.

"Polemik yang terjadi dan penolakan keras di masyarakat atas rencana Menkeu Sri Mulyani ini sangat memengaruhi citra Presiden Jokowi dan pemerintahan yang dikenal sangat pro-rakyat kecil," ujar Misbakhun, Sabtu (12/6/2021).

Misbakhun menyebut, sembako, sektor pendidikan, dan keesehatan tidak boleh dipajaki, karena ketiga sektor itu merupakan amanat konstitusi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sebagai tujuan negara.

"Kalau beras dijadikan objek pajak dan dikenakan PPN, pengaruhnya pada kualitas pangan rakyat.

Rakyat butuh pangan yang bagus agar kualitas kehidupan mereka juga baik," kata Misbakhun.

Baca juga: Berduaan di Dalam Kamar Wisma, 7 Pasangan Muda-mudi Digerebek, Ada yang Masih Pelajar dan Mahasiswa

Baca juga: Jambret Spesialis Gelang Emas di Pekanbaru Ditembak, Sudah 16 Kali Beraksi

Baca juga: Diminta Tinggal di Hotel 17 Hari, Pekerjaan yang Dijanjikan Tak Jelas, ABG Ini Malah Disetubuhi

"Pendidikan itu menunjukkan kualitas SDM sebuah negara. Kalau pendidikan sampai dijadikan objek pajak dan dikenakan tarif PPN, kualitasnya akan terpengaruh," sambungnya.

Misbakhun menganggap isi RUU KUP yang memuat rencana pengenaan PPN terhadap sektor pendidikan dan pangan, justru membuktikan Sri Mulyani gagal membuat kebijakan yang merujuk pada amanat konstitusi.

Alasannya, konstitusi mengamanatkan berbagai sektor yang harus dijaga dengan semangat gotong royong.

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mencoreng citra pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sangat peduli rakyat kecil. Hal tersebut disampaikan Misbakhun menyikapi polemik rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sembako dan sektor pendidikan.
Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mencoreng citra pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sangat peduli rakyat kecil. Hal tersebut disampaikan Misbakhun menyikapi polemik rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sembako dan sektor pendidikan. (Runi/Man (dpr.go.id))

Baca juga: Petaka Latihan Sepak Bola, 2 Pemain Tewas Saat Hujan Rintik-rintik, Tersambar Dekat Tiang Gawang

Baca juga: Bikin Malu Saja, Pegawai RS Ini Kepergok Lakukan Hal yang Tak Diduga-duga. Aksinya Terekam CCTV

"Apakah Bu Sri Mulyani lelah mencintai negeri ini? Beliau tidak boleh lelah mencintai negara ini dengan cara membuat kebijakan yang terkoneksi pada tujuan kita bernegara di konstitusi," ucap Misbakhun.

Misbakhun meminta Sri Mulyani menunjukkan diri sebagai figur yang telah memperoleh berbagai penghargaan internasional, dengan memunculkan ide berkelas global tentang cara menaikkan tax ratio dan penerimaan pajak, tanpa harus menerapkan PPN pada sembako dan pendidikan.

"Masih banyak ruang kreativitas pengambil kebijakan untuk menaikkan penerimaan pajak. Menaikkan tarif pajak dan menambah objek pajak baru sejatinya bukan cara yang menunjukkan kelas Menteri Keuangan yang punya banyak penghargaan," ujar Misbakhun.

Oleh sebab itu, Misbakhun menyarankan agar Sri Mulyani segera menarik RUU KUP.

"Tarik dan revisi, karena isi RUU KUP itu sangat tidak populer," katanya.

https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/06/12/sembako-akan-dipajaki-sri-mulyani-disebut-mencoreng-citra-jokowi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved