Debat Pilgub Riau 2024
Muncul Protes, Calon Panelis Debat Pilgub Riau Agus Salim Akui Terdaftar Sebagai Pengurus Partai
Agus menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua dan Anggota serta keluarga besar KPU Provinsi Riau
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Sesri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang calon panelis debat Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Dr Agus Salim menyurati Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maafnya atas munculnya kegaduhan jelang debat kedua Pilgub Riau.
Dosen Universitas Awal Bros ini menyampaikan beberapa hal terkait dengan polemik pengumuman calon Panelis Debat Publik Kedua Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau Tahun 2024.
Agus menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua dan Anggota serta keluarga besar KPU Provinsi Riau karena kemunculan namanya dalam jajaran pengurus DPW PKB Provinsi Riau disaat KPU mengumumkan ia sebagai salah satu Calon Panelis Debat Publik Kedua.
"Sehingga mencederai nama baik KPU Provinsi Riau,"ujarnya.
Agus juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua dan Anggota KPU Provinsi Riau atas kesempatan yang diberikan kepada dirinya untuk menjadi Panelis sehingga termasuk dalam salah satu Calon Panelis Debat.
"Saya mengakui tahun 2021 bergabung dalam kepengurusan DPW PKB Provinsi Riau, namun sejak diterbitkan SK kepengurusan saya tidak bisa aktif dan terlibat dalam berbagai kegiatan partai,"ujarnya
Hal ini disebabkan dirinya sedang menempuh Pendidikan Doktor/S3 di Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatera Utara Medan sejak tahun 2020, maka pada akhir tahun 2022 disaat perkuliahan dirinya memasuki tahap penelitian dan penyusunan.
Baca juga: Debat Kedua Pilgub Riau 2024, Seluruh Panelis Wajib Teken Pakta Integritas Sebelum Ditetapkan
Baca juga: Ini Sembilan Nama Calon Panelis Debat Kedua Pilgub Riau 2024
"Saat disertasi itu saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pengurus dan anggota PKB Provinsi Riau dengan mengajukan surat pengunduran diri secara resmi kepada Pengurus DPW PKB Provinsi Riau,"jelasnya.
Ia mengaku salah dan khilaf karena tidak membersihkan dan memastikan diri dan namanya dari keterkaitan dengan partai politik sebelum mengajukan diri sebagai Panelis Debat Publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau Tahun 2024.
"Saya juga mengajukan diri sebagai Panelis Debat Publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau Tahun 2024 kepada KPU Provinsi Riau adalah Murni inisiatif pribadi tanpa ada arahan dan permintaan dari pihak manapun,"jelasnya.
Ia juga menegaskan, mengajukan diri sebagai Panelis semata-mata hanya ingin belajar dan menambah pengalaman serta keinginan ikut serta dalam perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau Tahun 2024.
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada Keluarga Besar PKB Provinsi Riau dan kepada pihak-pihak yang dirugikan dalam kegaduhan ini karena hal ini murni kesalahan saya pribadi,"jelasnya.
Untuk diketahui, nama Agus Salim sempat muncul dan heboh di media sosial setelah KPU umumkan calon panelis, nama Agus Salim dipertanyakan karena masuk jajaran pengurus PKB Riau.
Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini melakukan uji publik terhadap sembilan calon Panelis untuk debat kedua Pilkada Riau yang rencanannya digelar 17 November 2024 mendatang.
Ketua KPU Riau Rusidi Rusdan mengatakan pihaknya sampai saat ini belum menetapkan Panelis Debat Calon kedua.
| Soal Isu Defisit Anggaran Rp 1,3 T, Ini Jawaban Menohok Cawagub Riau SF Hariyanto: Bapak Lupa ya |
|
|---|
| Tutup Debat Pilgub Riau Kedua, Nasir - Wardan Ingatkan Para Relawan Soal Ini |
|
|---|
| Momen Haru Kenang Pesan Ayah saat Debat Pilgub Riau, Abdul Wahid Janji Tak Akan Kecewakan Masyarakat |
|
|---|
| Debat Pilgub Riau 2024, Hilirisasi dan Pinjaman Jadi Program Nasir-Wardan Ini untuk Bonus Demografi |
|
|---|
| Saat Debat Pilgub Riau 2024, Syamsuar Singgung Soal Defisit Anggaran Rp 1,3 Triliun di APBD 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Calon-Panelis-Debat-Pilgub-Riau-Agus-Salim-Akui-Terdaftar-Sebagai-Pengurus-Partai.jpg)