TOPIK
Siswa SMP Tewas di Padang
-
Ibunda Afif Afif Maulana mengaku juga diminta menandatangani surat agar kasus kematian anaknya tidak dilanjutkan saat mencari tahu alasan kematian.
-
Ditengah rasa penasaran publik atas kematian Afif Maulana ini, kasus tersebut diumumkan oleh Polda Sumbar ditutup.
-
Alasannya, Suharyono berkata, narasi tersebut merupakan tuduhan yang berpotensi merusak citra institusi polisi.
-
Adit sebenarnya sudah memberitahu polisi bahwa Afif Maulana ingin menceburkan diri ke sungai, namun tidak digubris oleh polisi.
-
LPSK menerima permohonan perlindungan dari enam orang terkait kasus kematian Afif Maulana, seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Padang
-
LBH Padang terus mendesak penanganan kasus kematian AM untuk diambil alih Kapolri dan dilakukan otipsi pada jenazah AM
-
Polda Sumbar akan tetap memburu orang yang memviralkan video terkait dnegan temuan kematian AM di bawah jembatan Batang Kuranji
-
Polda Sumbar juga dikecam atas aksi intimidasi yang dilakukan kepada pers dan masyarakat dalam proses pengungkapan kematian Afif ini.
-
Direktur YLBHI Muhammad Isnur mengatakan bahwa kasus kematian Afif tidak bisa serta merta ditutup.
-
Polda Sumbar tetap memburu sosok yang memviralkan video temuan AM di bawah jembatan Batang Kuranji . Kini Polda fokus penyelesaian kasus dulu
-
Melurukan pemberitaan yang massif , Polda Sumbar pastikan penyelidikan kasus kematian AM masih terus dilanjutkan
-
Sebab, kata dia, biasanya, Jenderal Sigit akan langsung merespons ketika sebuah kasus sudah viral di level nasional.
-
Sementara itu ibunda Afif, Anggun menyatakan anaknya tersebut tak pernah memiliki sejarah suka tawuran.
-
Kemudian Indira mengingatkan ketika melakukan ekspose kasus dengan Kompolnas dan KPAI di Kepolisian Daerah Sumbar.
-
Kapolda Sumbar mengatakan pihaknya sudah bekerja ekstra untuk mengungkap kasus AM . JIka ada informasi baru lampirkan dengan bukti
-
Oleh sebab itu, Suharyo menutup penyelidikan kasus tersebut. Ia mengatakan bahwa kasus tersebut sudah selesai.
-
Polda Sumbar perlu menjelaskan secara gamblang terkait Afif ditangkap oleh polisi atau tidak saat pengamanan tawuran oleh tim Sabhara Polda Sumbar.
-
Suharyono mengakui dalam penghalauan itu, sepeda motor Adit dan Afif ditendang oleh anggotanya yang mengejar.
-
Irjen Pol Suharyono memperlihatkan foto-foto para terduga pelaku tawuran usai diamankan di Mapolsek Kuranji Kota Padang.
-
Kendati penyelidikan kasus itu sudah selesai, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada seluruh pihak menyerahkan bukti baru.
-
Kapolda mengungkapkan detil keterangan saksi terkait rentetan peristiwa sebelum AM ditemukan meninggal dunia di Batang Kuranji
-
pihaknya yakin Polda Sumbar profesional dan berintegritas dalam pengungkapan kasus kematian Afif Maulana dan fenomena tawuran.
-
Setelah Kapolda Sumbar didemo warga pada Rabu (26/6/2024) terkait tewasnya bocah berusia 13 tahun, Afif Maulana, kini muncul aksi tandingan.
-
Bahkan Kapolda berkeinginan untuk mencari orang yang memviralkan peristiwa kematian tersebut. Keinginan itu ditentang oleh IPW.
-
LPSK menimbang ada saksi yang masih anak-anak . Karena itu akan dimintai keterangan lebih lanjut untuk perlindungan bagi saksi
-
Pelanggaran yang dilakukan belasan oknum polisi itu, di antaranya menyulut api rokok ke tubuh remaja pelaku tawuran dan pemukulan.
-
Kapolda Sumbar Suharyono mengatakan 17 personel Shabara disidangkan imbas kasus Afif Maulana yang tewas di jembatan Kuranji
-
Sampai hari ini, sudah ada 39 anggota polisi yang diperiksa Bidang Propam Polda Sumatra Barat yang mengikuti patroli saat itu.
-
Suharyono memegang foto almarhum AM . Ia kemudian menciumnya . Wajahnya terlihat menyimpan duka yang mendalam. Saat itu ia tulus meminta maaf
-
Benny Mamoto mengatakan, untuk gambaran awal peristiwa, setidaknya dengan mendatangani TKP, sudah diketahui dimana Afif dengan A terjatuh.