Breaking News:

Dumai

Dumai Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, Camat dan Lurah Diminta Waspada dan Tak 'Tidur'

Pj Walikota Dumai, Jonli meminta kepada Camat dan Lurah jangan "Tidur" karena orang yang pertama mengetahui titik api yang terjadi di wilayahnya.

tribun pekanbaru
Kebakaran lahan terjadi di Teluk Makmur, Dumai, pada Selasa (9/4), terlihat dari pantauan udara. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Berdasarkan rilis  BMKG diprediksi  hingga April 2021, sebagian wilayah di Riau memasuki musim panas, salah satunya Kota Dumai. 

Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kota Dumai menetapkan status siaga darurat Karhutla tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Pj Walikota Dumai, Jonli usai memimpin Rakor penanggulangan Karhutla, di media center Jalan Putri Tujuh, Senin (15/2/2021), bersama pihak perusahan, camat dan lurah.

Jonli mengungkapkan, bahwa berdasarkan rilis dari BMKG, musim panas akan terjadi, tentunya hal ini memuat  rawan terjadi Karhutla, sehingga Pemko Dumai, telah  menetapkan status siaga darurat Karhutla untuk mencegah terjadinya Karhutla.

Potensi Hujan Masih Tinggi, Pemkab Belum Rencana Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla di Pelalawan

Besok, Gubri Syamsuar Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla di Riau

Pj Wali Kota Dumai memimpin rapat koordinasi Karhutla bersama jajaran stafnya.
Pj Wali Kota Dumai memimpin rapat koordinasi Karhutla bersama jajaran stafnya. (Tribunpekanbaru.com/Donny Kusuma)

"Penetapan status siaga karhutla, sesuai arahan Bapak Gubernur, sebab, sebelum Provinsi menetapkan status siaga, terlebih dahulu Pemprov Riau meminta kabupaten dan kota yang daerahnya sudah terjadi kebakaran untuk menetapkan status siaga darurat," katanya, kepada Tribunpekanbaru.com, Senin

Lebihlanjutdijelaskanya, status siaga darurat karhutla berlaku  mulai Februari hingga 31 Oktober 2021, hal tersebut untuk mencegah kebakatan terjadi, sebab jika statusnya belum ditetapkan, susah propinsi dan pusat untuk menanggulangi Karhutla.

"Untuk itu kita antisipasi sejak dini, sebab udara saat ini panas, tanah gambut mudah terbakar, kalau terlambat memadamkannya kebakaran bisa meluas, kita tidak ingin bencana kabut asap akibat karhutla terjadi lagi," tegasnya.

Dirinya juga meminta kepada Camat dan Lurah jangan "Tidur" karena orang yang pertama mengetahui titik api yang terjadi di wilayahnya.

Titik Api Nihil, Kalaksa BPBD Dumai Tetap Waspada, Tahun 2020 Lalu 138,95 Ha Lahan Terbakar

VIDEO: Tidak Ada Perayaan Imlek Di Dumai, Hanya Ibadah Dan Menyambangi Sanak Saudara

"Maksud saya jangan tidur di sini camat dan lurah harus tanggap, jangan sampai lurah maupun camat tidak mengetahui kalau ada titik api di wilayahnya," sebutnya. 

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai, Afrilagan menambahkan, status siaga darurat karhutla berlaku mulai Februari hingga 31 Oktober 2021.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved