Breaking News:

Berita Siak

Gadis Gadis Muda Siak Dibawa ke Kuansing, Temani Pemabuk Joget di Warung Esek-esek, Fee Cuma Segini

Gadis gadis mudia usia 16 tahun dari kecamatan Sabak Auh, Siak dibawa ke Kuansing dan dipaksa bekerja di warung esek-esek untuk temani pria mabuk

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
Empat tahanan dari kiri adalah tersangka eksploitasi anak di bawah umur yang dijumpakan dengan wartawan saat pers rilis Polres Siak, Selasa (6/9/2022) di Mapolres Siak. Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra 

Setelah mendapat tiga temannya yang lain menyatakan mau, Tia pun menelepon YN mengatakan setuju ikut bekerja di Pekanbaru.

Serasa misinya komplit, YN pun memberitahukan kepada atasannya SN dan HM.

Informasi itu sambut bahagia pula oleh SN dan memerintakan rekannya YN, HM dan IM untuk menjemput para gadis itu.

Mereka pun melaju ke Sabak Auh, 29 Agustus 2022 pukul 12.00 WIB.

“YN, HM dan IM yang datang menjemput empat orang gadis itu ke Sabak Auh. Sayangnya, korban pergi tanpa meminta izin kepada orang tua mereka, padahal mereka langsung dibawa ke cafe milik SN di Kuantan Singingi,” kata Kapolres Siak.

Di dalam perjalanan, YN dan HM meminta kepada para gadis agar mengatakan umurnya telah 18 tahun.

Permintaan itu untuk mengelabui aturan hukum bahwa tidak boleh memperkejakan anak di bawah umur.

“Jika ada yang bertanya berapa umur kalian nanti, jawab saja 18 ya,” kata YN kepada gadis-gadis itu sebagaimana diulangi AKBP Ronald.

Pada 30 Agustus 2022, ke empat korban mulai bekerja di kafe milik SN tersebut. Mereka di bawah kendali YN.

Mereka diminta tampil seksi, cantik dan wangi, dan menemani para lelaki yang menenggak minuman keras.

Tidak hanya duduk di samping para tamu, tapi juga melayani tamu berjoget-joget sambil boleh diraba-raba.

“Gaun-gaun seksi yang dipakaikan ke korban dibelikan oleh pihak kafe tersebut,” kata dia.

Ternyata para gadis itu tidak tahan diperbudak seperti itu. Pada 31 Agustus 2022 mereka menemui YN dan minta pulang.

Permintaan itu ditolak YN dengan alasan sudah banyak biaya yang dikeluarkan untuk menjemput dan mendandani mereka.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved