Minggu, 17 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Makanan Khas Riau

Lempeng Sagu Makanan Khas Riau Legendaris dari Bengkalis, Bahan dan Cara Bikinnya Gampang

Makanan khas Riau dengan olahan sagu yang cukup terkenal dari Bengkalis yakni lempeng sagu. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Makanan Khas Riau, Lempeng Sagu dari Bengkalis 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Masyarakat pesisir Riau tentu tidak asing lagi dengan makanan hasil olahan dari sagu, termasuk masyarakat Bengkalis.

Satu diantara masakan khas Riau dari Bengkalis dengan olahan sagu yang legendaris adalah lempeng sagu

Bentuknya pipih seperti lempeng. Berbahan dasar dari tepung sagu basah.

Untuk menemukan lempeng sagu di Bengkalis mungkin kini sudah sedikit sulit.

Baca juga: Gulai Salai Patin dari Pelalawan, Makanan Khas Riau Wajib di Rumah Makan Khas Melayu

Baca juga: Makanan Khas Riau dari Pelalawan, Asam Pedas Baung Menu Wajib di Rumah Makan Khas Melayu

Tidak banyak tempat menjual makanan yang menyediakan penganan khas Melayu ini.

Namun rata masyarakat Melayu Bengkalis pandai membuatnya.

Cara membuat lempeng sagu ini sebenarnya cukup sederhana. Bahan dasarnya pun cukup gampang didapatkan di Bengkalis.

Yakni tepung sagu basah serta parutan kelapa. Hanya saja parutan kelapa yang dibutuhkan khusus. Masyarakat Bengkalis menyebutnya kelapa kemantan.

Baca juga: Makanan Khas Riau Asam Pedas Ikan Tapah, Kuliner Wajib Masyarakat Siak

Baca juga: Aneka Makanan Khas Riau, Jangan Lupa Coba Lempuk Durian Saat ke Bengkalis

"Kelapa kementan ini adalah parutanya hanya daging buah yang putihnya saja. Kulit daging buah yang warnanya hitam itu dibuang," ungkap Tika satu diantara warga Bengkalis yang sering membuat lempeng sagu

Cara membuat lempeng sagu ini diawali gonseng kelapa dan sagu dalam teplon tanpa menggunakan minyak.

Bahan ini tidak digongseng terlalu kering, cukup hingga panas dan masih lembab.

"Kemudian tepung sagu dan kelapa dicampur dalam teplon diaduk dan diberikan garam serta sedikit gula. Setelah teraduk rata baru dipipihkan berbentuk lempeng, begitu bagian bawah sudah bewarna kecolatan dibalik bagian atas ke bawah," terangnya.

Menurut dia, lempeng siap disajikan begitu kedua sisi sudah berwarna kecoklatan. Bagian luar kering namun dibagian dalam masih sedikit basah.

Untuk penyajian biasanya disandingkan dengan sambal teri atau sambal terasi dengan ikan asin goreng.

"Makannya enak saat masih dalam keadaan hangat, dinikmati dengan sambal teri atau sambal belacan dan ikan asin," terangnya.

( Tribunpekanbaru.com /Muhammad Natsir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved