TOPIK
Sampah di Pekanbaru
-
Aroma sampah pun menyeruak lantaran sampah terlalu lama dibiarkan menumpuk. Bahkan ada yang sudah lebih 15 hari tidak diangkut.
-
Pembinaan oleh kecamatan tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga perlu dilakukan evaluasi dan pelaporan secara berkala
-
Peringatan ini disampaikan menyusul banyaknya laporan terkait kinerja LPS sejak resmi beroperasi pada Juli 2025.
-
DLHK Kota Pekanbaru langsung memerintahkan petugas untuk mengangkut sampah yang menumpuk di Jalan Purwodadi, Pekanbaru.
-
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan camat dan lurah jangan sampai saling lempar tanggung jawab dengan DLHK
-
Armada LPS harus menjalankan proses pengangkutan sampah sesuai izin operasional yang ada.
-
Pembentukan LPS kelurahan ini, bertujuan untuk mempercepat penanganan sampah, yang selama ini masih menjadi persoalan utama
-
Kondisi ini membuat sampah menumpuk di depan rumah warga. Parahnya ada sampah tidak terangkut selama sepuluh hari.
-
DPRD Pekanbaru mendorong Pemko untuk mengerahkan pasukan kuning atau petugas kebersihan secara maksimal di lapangan.
-
DLHK Kota Pekanbaru sedang menata kembali pengangkutan sampah bersama instansi terkait.
-
Proses pengangkutan sampah menumpuk di Kota Pekanbaru ditargetkan bisa tuntas dalam beberapa hari ke depan.
-
Sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru terdapat tumpukan sampah, Senin (9/6/2025).
-
Pemko telah menggelar apel untuk pembagian tanggung jawab kepada masing-masing OPD dan kecamatan untuk menyikapi tumpukan sampah di Pekanbaru
-
Sampah di Pekanbaru kian menggunung lantaran belum terangkut selama hampir satu pekan di sejumlah lokasi.
-
Selama ini, pengelolaan sampah di Pekanbaru cenderung bergantung pada pihak ketiga yang hanya fokus pada aspek pengangkuta
-
Sejumlah tumpukan sampah vanyak ditemukan di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru.
-
persoalan sampah yang hingga saat ini 100 hari kerja Agung Nugroho - Markarius Anwar belum sepenuhnya tuntas.
-
Informasi yang didapatkan DLHK Pekanbaru, petugas pengangkut sampah mogok, karena belum dibayar PT EPP.
-
Agung Nugroho menegaskan operator pengangkut sampah jangan sampai membiarkan sampah menumpuk lebih dari 24 jam.
-
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin menyayangkan proses pengangkutan sampah masih belum optimal.
-
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar ikut membersihkan tumpukan sampah di tepi jalan.
-
Awal pekan ini, sampah terlihat sempat menumpuk lagi di sejumlah titik. Sejumlah alat berat pun membantu proses bongkar muat di beberapa lokasi
-
Satu penyebab banyaknya sampah yang menumpuk ternyata ada kendala pembongkaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar II.
-
Kondisi trans depo yang jaraknya terlalu jauh menjadi satu kendala operator mengangkut sampah sesuai jadwal di Pekanbaru
-
Pengangkutan operator angkutan smpah di Pekanbaru belum bisa memenuhi tonase harian sebanyak 750 ton setiap harinya.
-
Adanya GPS ini untuk mempermudah pengawasan armada angkutan sampah di Pekanbaru.
-
Kinerja operator angkutan sampah di Pekanbaru pasca penerapan darurat sampah masih menjadi sorotan.
-
Angkutan mandiri harus koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.
-
Status darurat sampah berakhir, Selasa (21/1/2025), namun tumpukan sampah masih terlihat di beberapa ruas jalan.
-
Masa Status Darurat Sampah Kota Pekanbaru, akan berakhir Selasa (21/1/2025) lusa.