TOPIK
Perambahan Hutan di TNTN
-
Banyak muncul tudingan dari pihak tertentu yang sengaja melakukan framing seakan-akan Satgas PKH bekerja melanggar hak masyarakat di TNTN
-
Nasib siswa-siswi di sekolah yang berada dalam kawasan TNTN Pelalawan terus menjadi sorotan dua pekan terkahir.
-
Tim Satgas PKH memastikan bahwa proses belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar di wilayah TNTN berjalan normal.
-
Sebanyak 1.463 siswa dan 62 guru yang selama ini menempuh pendidikan di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan, Riau
-
Satgas PKH membantah rumor jika sawit ilegal yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) bakal dikelola PT Agrina
-
Menurut Ketua Satgas PKH TNTN, aktivitas perambahan di TNTN di Pelalawan, Riau bukan hal baru, bahkan telah berlangsung selama 21 tahun.
-
Satgas PKH akan menghutankan kembali kawasan TNTN Riaudengan memusnahkan seluruh sawit milik para petani maupun cukong.
-
Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq bersama Gubernur Riau Abdul Wahid dan jajaran Satgas PKH meninjau kawasan TNTN.
-
Gubernur Riau Abdul Wahid mendampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol dalam kunjungan kerja ke kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)
-
Terdata 60 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Dusun Pondok Kompe, Desa Lubuk Batu Tinggal, Kecamatan LBJ yang masuk ke dalam kawasan TNTN.
-
Berdasarkan data citra satelit, dari total 81 ribu hektare luas TNTN, sekitar 70 ribu hektare sudah beralih fungsi menjadi kebun sawit
-
Satgas PKH telah mengambil alih kembali areal TNTN seluas 81 ribu hektar lebih dan menyegel 50 ribu hektar kebun sawit ilegal
-
Warga dari enam desa di Riau menolak untuk melakukan relokasi dari tempat tinggal mereka yang dinyatakan masuk dalam kawasan Taman Nasional
-
Dansatgas PKH mengungkapkan kawasan TNTN saat ini dikuasai oleh pemilik kebun berskala besar yang justru tidak tinggal di kawasan tersebut.
-
Luas lahan sawit ilegal yang masuk kawasan hutan di Riau kemungkinan masih bisa bertambah, seiring dinamika di lapangan yang terus berkembang.
-
Pemkab Pelalawan mendukung penuh upaya pemulihan TNTN dengan pendekatan yang bijak dan humanis.
-
Data terbaru menunjukkan bahwa perkebunan sawit ilegal telah menguasai lebih dari 60 persen kawasan TNTN provinsi Riau
-
Satuan Tugas Penertiban Penggunaan Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyoroti keberadaan sekolah dan permukiman ilegal di dalam kawasan TNTN
-
Hingga awal Juli 2025, sebanyak 2.000 hektare lahan sawit ilegal berhasil ditertibkan dan dikembalikan kepada negara.
-
Negara secara resmi mengambil alih kembali penguasaan lahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau.
-
Bagaimana nasib 4 sekolah di kawasan TNTN Pelalawan setelah liburan panjang kenaikan kelas dan penerimaan murid baru?
-
600 hektar lahan milik KUD Tani Bahagia di Indragiri Hulu (Inhu) masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
-
Diketahui, sampai saat ini baru satu anggota DPRD Riau yang mengakui memiliki lahan di lokasi TNTN tersebut.
-
Suyadi, yang mewakili daerah pemilihan Rokan Hilir, sudah menapaki kursi DPRD Riau selama dua periode berturut-turut.
-
Kabar bahwa keduanya belum ditahan oleh penyidik Polda Riau pun memicu tanda tanya besar di tengah publik.
-
Pemkab Pelalawan menyampaikan nasib siswa-siswi yang ada di 4 sekolah di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
-
2 orang yang diduga kuat sebagai cukong perambah lahan secara ilegal di kawasan konservasi TNTN seluas 401 hektare untuk perkebunan sawit
-
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, mengimbau masyarakat yang yang menguasai lahan di kawasan TNTN segera kembalikan ke negara.
-
Dahulu Tesso Nilo Riau dikenal sebagai salah satu hutan tropika basah dataran rendah paling kaya, tidak hanya di Indonesia tapi di dunia.
-
Monang Eliezer Pasaribu prihatin kepada masyarakat di kawasan TNTN yang diwajibkan melakukan relokasi mandiri oleh Satgas PKH